Jumat, 09 Maret 2018

Bagaimana Cara Membuat PPJB untuk Membangun Proyek Properti

Menurut Praktisi property Asriman A Tanjung, yang dalam bukunya berjudul Meraih Sukses di bisnis developer property, dan yang menjadi panutan saya juga sebagai pemula menceritakan dalam blog nya tentang Bagaimana Cara Membuat PPJB untuk Membangun Proyek Properti Tanpa Modal

Bayangkan jika Anda ditawarkan tanah oleh seorang teman. Dia punya lahan tapi tidak punya waktu dan kemampuan untuk mengolah tanahnya untuk dijadikan proyek properti.
Untuk penawaran seperti ini pantang Anda menolaknya, ini peluang bagus untuk Anda memulai bisnis properti Anda.

Tapi ketika Anda bilang ia, Anda harus sudah siap dengan langkah lanjutan untuk mengelola tanah tersebut menjadi proyek properti.

Langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah mengikat pemilik lahan dengan perjanjian, lazimnya dikenal dengan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

Dalam PPJB tersebut tercantum seluruhnya mengenai hak dan kewajiban para pihak. Termasuk tata cara pelunasan pembayaran tanah.


Bagaimana Cara Membuat PPJB untuk Membangun Proyek Properti


Satu yang harus Anda ketaui bahwa ketika PPJB ditandatangani kewajiban membayar PPh sudah muncul. Jika tidak dibayar maka PPJB tidak boleh ditandatangani oleh Notaris. Sesuai dengan PP 34 2016.

Sebenarnya PPh ini kewajiban penjual, dalam hal ini pemilik lahan, tetapi ngga logis kalau membebankan PPh kepada pemilik lahan.

Kenapa? Karena dia sudah menyerahkan tanahnya untuk dikelola menjadi proyek properti tanpa dibayar tunai, masak sih keluar uang juga untuk bayar pajak?

Atas kondisi ini, mau tidak mau Anda sebagai developer properti yang menanggung PPh tersebut. Jika punya uang ok lah, bagaimana jika Anda tidak punya uang?


Problem solve

Nah, solusi untuk kondisi ini adalah dengan membuat PPJB di bawah tangan saja kemudian di waarmerking di kantor Notaris.


Bagaimana Cara Membuat PPJB untuk Membangun Proyek Properti

Related Posts

Bagaimana Cara Membuat PPJB untuk Membangun Proyek Properti
4/ 5
Oleh