Pasar properti di Bali 2018

Mengingat bulan ini adalah bulan terakhir ditahun 2018 ini, saya sebagai pelaku bisnis properti di bali akan mencoba membuat rangkuman pasar properti di bali 2018 ini berdasarkan opini dan asumsi pribadi.

Keadaan pasar properti di bali sampai akhir tahun 2018 masih cenderung menurun, jika diawal tahun banyak pengamat real estate mengatakan penurunan minat beli masyarakat disektor properti turun kisaran 20 sampai dengan 40 persen maka di akhir tahun ini saya berasumsi penurunan sudah dikisaran 50 persen.

Bahkan teman saya mengatakan bisnis property khususnya di jual beli properti sudah tiarap atau good bye😁😁😁

Pasar properti di Bali 2018

Untuk pasar properti dalam kategori sewa menyewa, saya kira masih berjalan stabil dan cenderung meningkat. Ini terbukti dari accoupancy tingkat hunian hotel mencapai 70 persen tahun 2018 ini. 

Nah, yang tiarap adalah properti dengan kategori jual beli, anemo masyarakat untuk membeli properti di Bali sangat rendah, cenderung menurun. Tumben jaman ini saya denger harga tanah di bali turun, he he he he

Bahkan ada harga jual tanah di daerah jimbaran ditahun 2014 adalah Rp. 450 juta / are nya, dan sekarang ditahun 2018 dijual dengdengan harga Rp. 250 juta / are pun tidak ada yang mau membeli. Hal ini tentu sangat dimanfaatkan sekali oleh para investor, harga yang sudah turun ditawar lagi 50 persen, wow keren...  Jikalau yang punya tanah sedang butuh uang, pasti 150 juta per are pun dijual. 

Kesimpulan pasar properti bali 2018 :

Dari pengalam saya menggeluti bisnis property dari tahun 2005,jaman ini adalah jaman dimana properti di bali mengalami penurunan drastis. 

Yang menjadi beban di saya terkait dengan lesu nya bisnis jual beli properti di bali adalah :

  • Tidak adanya kejelasan konsep Tax Amnesty terhadap pengusaha pemula
  • Pengenaan pajak 5 persen kepada penjual dan pembeli, belum lagi pajak pph di Kantor notarial sangat memberatkan masyarakat. 
  • Hilangnya money loundry di Bali, karena para koruptor sudah pada ditangkap. Ada bagusnya juga, ada jelek nya juga 😁
  •  Daya beli masyarakat bali yang sangat rendah
Lesunya bisnis jual beli properti di bali sudah pasti akan berpengaruh ke sektor sektor ekonomi berbasis masyarakat yang lain nya. 

Belum ada Komentar untuk "Pasar properti di Bali 2018"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel