Enaknya menjadi Tuan Tanah

Ada banyak cara untuk berinvestasi di pasar properti, salah satunya adalah menjadi pemilik lahan atau Enaknya menjadi Tuan Tanah . Menjadi tuan tanah tidak serta merta mempu membuat anda Kaya berlimpah, karena jika hanya memiliki aset saja yang banyak tanpa pengetahuan pengelolaan yang matang di Properti / Real estate akan menjadi hal yang sia sia .

Enaknya menjadi Tuan Tanah

Enaknya menjadi Tuan Tanah
Enaknya menjadi Tuan Tanah



  • Lakukan riset tentang apa yang diperlukan untuk menjadi tuan tanah. Sebelum terlibat pengelolaan properti sebagai tuan tanah, Anda harus familier dengan apa yang diperlukan dalam posisi ini. Persyaratan spesifiknya bervariasi di antara banyak negara bagian dan daerah lokal, tetapi, pada umumnya, tuan tanah harus merawat properti mereka. Ini termasuk mengelola perbaikan dan peralatan bagi penyewa.  Pastikan Anda melakukan riset untuk mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan dan bahwa Anda cukup waktu untuk berkomitmen menjalankannya.
  • Dalam banyak kasus, menjadi tuan tanah adalah jenis investasi properti yang paling memerlukan keterlibatan. Tidak seperti jenis investasi lainnya, Anda bertanggung jawab atas tindakan yang terjadi, dan – hingga tahap tertentu – terhadap kebahagiaan para penyewa. Anda juga harus mengatasi semua masalah pada properti Anda dan menagih uang sewa setiap bulan untuk membayar pengeluaran pribadi (misalnya biaya hipotek, pajak, dan tagihan listrik/air). Secara keseluruhan, menjadi tuan tanah membutuhkan usaha lebih daripada peluang-peluang investasi lainnya.



  • Beli atau buatlah apartemen, rumah, dupleks, atau pusat-pusat perbelanjaan. Langkah selanjutnya untuk menjadi tuan tanah adalah menemukan properti yang bisa dikelola. Cobalah mencari properti-properti yang dilelang murah sebagai akibat gagal hipotek dan tidak memerlukan biaya tinggi dalam pemeliharaannya. Hindari membeli properti yang berada dalam kondisi buruk, kecuali Anda mampu melakukan perbaikan sendiri. Ingat, Anda masih harus mencari penyewa.
  • Meski beberapa jenis perbaikan seperti keadaan lantai atau cat pada properti wajar dilakukan saat membeli yang baru, perbaikan lainnya (misalnya memasang atap baru atau memperbaiki fondasi) dapat menyingkirkan kemungkinan mendapat tingkat retur yang tinggi terhadap investasi Anda.



  • Cobalah membeli lebih banyak properti. Jika pembelian properti pertama Anda menghasilkan retur yang konsisten, Anda mungkin siap menggunakan keuntungannya untuk membeli properti lain dan meningkatkan aliran pemasukan. Anda mungkin sudah belajar tentang pasar real estate atau bisnis tuan tanah sejauh ini, jadi manfaatkan pengalaman itu saat Anda ingin mengembangkannya lebih lanjut. Terutama pada pasar-pasar yang kompetitif, mendapatkan pemasukan dari biaya sewa dari beberapa properti bisa memampukan Anda untuk melipatgandakan margin (perbedaan antara pemasukan dan pengeluaran) yang kecil menjadi arus kas masuk yang besar.



  • Pertimbangkan menyewa pengelola properti. Jika Anda terus menerima retur konsisten pada properti rental atau merupakan tuan tanah dari beberapa properti, pertimbangkan mempekerjakan manajer untuk mengelola properti-properti tersebut. Jika masih bisa mendapatkan laba yang baik dengan cara ini, Anda masih bisa menikmati hasilnya sembari mengeluarkan lebih sedikit usaha.


Tips Berinvestasi di properti 

Cari properti yang terbengkalai. Kandidat yang baik berada pada lokasi-lokasi dengan jalanan semen yang penuh retakan, pagar yang rusak, cat-cat yang sudah memudar, bagian-bagian yang sudah kuno, atau penataan lanskap yang buruk. Properti-properti ini mudah diperbaiki dan ditingkatkan nilainya.
Jika bisa menemukan properti yang sering kali kosong, Anda mungkin bisa membelinya dengan harga diskonan dan memperbaikinya. Properti yang hampir selalu kosong mungkin memiliki masalah tersendiri yang tidak bisa diperbaiki (misalnya lingkungan yang buruk).
Anda bisa mengubah model dapur dengan mudah dengan mencari perusahaan yang membuat lemari kayu serta memasangnya sendiri, atau mempekerjakan tukang untuk melakukannya. Menyewa perusahaan desain untuk melakukan pekerjaan ini adalah opsi yang lebih mahal.
Hitung harga bangunan per meter persegi. Bandingkan biayanya dengan properti-properti lain yang Anda pertimbangkan. Ini membantu Anda menghindari pembelian properti yang terlalu mahal (atau penolakan permintaan hipotek oleh bank).
Saat melakukan flipping pada sebuah properti, atur inspeksi profesional sebelumnya. Anda tentunya ingin tahu perkiraan harga perbaikan serta nilai properti tersebut setelah perbaikan-perbaikannya selesai. Ini akan membantu Anda menghindari kehilangan uang pada investasi tersebut, selain membatasi jumlah pengeluaran tak terduga dalam proses pengembangannya.
Cat, pekerjaan pengaturan lanskap, pembersihan, dan penggantian bagian-bagian yang rusak biasanya dapat meningkatkan nilai properti, hanya dengan biaya yang rendah.

Hal yang perlu di ingat dalam berinvestasi di properti

Perhatikan aturan-aturan di kota tempat properti berada, yang mungkin membuat Anda mengeluarkan biaya lebih saat memperbaiki sebuah properti. Meski properti tersebut mungkin lolos inspeksi, ia mungkin tidak memenuhi syarat sebuah kota untuk digunakan sebagai tempat tinggal atau bangunan komersial. Berkonsultasilah dengan otoritas zonasi serta bangunan setempat.

Sumber : Enaknya menjadi Tuan Tanah
Gelembung (bubble) di sektor perumahan dan kehancurannya baru-baru ini masih segar di pikiran semua orang sehingga investasi pada bidang properti terlihat berisiko. Akan tetapi, banyak orang percaya bahwa properti investasi merupakan bagian penting dari portofolio yang beraneka ragam. Dengan perencanaan serta perhatian yang sesuai, investasi-investasi ini bisa menjadi aset berharga yang menghasilkan banyak laba atau memberikan pemasukan yang stabil. Ada beberapa cara untuk masuk ke bidang investasi properti. Masing-masing cara memiliki pro dan kontranya sendiri.
https://id.wikihow.com/Berinvestasi-di-Pasar-Properti-(Real-Estate)
https://www.dijualrumahtanahbali.com/2019/06/enaknya-menjadi-tuan-tanah.html

Belum ada Komentar untuk "Enaknya menjadi Tuan Tanah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel