Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Adanya aplikasi SiKasep Penyaluran Subsidi perumahan

Perkembangan teknologi informasi di era generasi milenial menjadi suatu tantangan tersendiri. Adanya aplikasi SiKasep Penyaluran Subsidi perumahan, Seluruh pihak pun terkait untuk lebih adaptif dalam perbaikan proses penyaluran subsidi perumahan.

Tujuan dibuatnya sistem SiKasep ini adalah mempermudah masyarakat, terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dengan adanya sistem ini diharapkan masyarakat MBR bisa mencari dan menentukan rumah subsidi sesuai yang diharapkannya.

“Adanya aplikasi SiKasep diharapkan memenuhi kebutuhan  para  generasi  milenials  yang menginginkan  kecepatan  dan  kemudahan informasi  dalam  memilih  dan  membeli  rumah yang mereka minati,” ungkap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadinoeljono.

Adanya aplikasi SiKasep Penyaluran Subsidi perumahan


Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin dalam laporannya mengatakan, peluncuran SiKasep diharapkan membuat MBR tidak lagi menjadi objek, tetapi menjadi subjek penyediaan perumahan. Melalui SiKasep, pengguna secara online terhubung dengan pemerintah, bank pelaksana, dan pengembang melalui sistem host to host.

Dalam proses verifikasi pengguna, SiKasep terhubung langsung ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ini juga sekaligus telah terkoneksi dengan data Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dikelola oleh BLU PPDPP sehingga subsidi dapat tepat sasaran.

“Pemanfaatan aplikasi SiKasep ini berbasis pada koordinat sehingga pengguna dapat mengajukan permohonan KPR subsidi seperti KPR Sejahtera FLPP atau lainnya kepada Bank yang diinginkan. Selain itu, pengguna juga dapat langsung memeriksa status proses pengajuan KPR subsidinya,” ujar Arief.

Menurut Arief, adanya SiKasep bagi Bank Pelaksana memudahkan dalam melakukan identifikasi calon debitur. Calon debitur yang mengajukan telah memenuhi kriteria sebagai penerima subsidi dengan unit rumah yang telah dipilih, ini membuat proses pengajuan KPR lebih efisien.

Sementara bagi pengembang, perumahan yang telah terdaftar dapat berkontribusi dalam sistem dengan mengumpulkan data perumahan secara lengkap. Data perumahan meliputi, bangunan yang sudah tersediam sedang dibangun, maupun rencana pembangunan ke depannya.

“Begitu juga dengan kualitas rumah, pengembang nantinya wajib mendaftarkan kavling yang sedang dibangun dalam setiap tahap prosesnya dengan kriteria dari warna putih saat persiapan ke kuning, warna kuning saat proses membangun, warna hijau siap KPR, dan warna merah sudah dihuni,” jelas Arief.

Sementara untuk PPDPP, dikatakan Arief bahwa aplikasi  ini  bermanfaat  dalam mengawasi  kualitas  kontruksi  bangunan. Caranya melalui kerja sama dengan pemerintah daerah sehingga turut mendukung kebijakan relaksasi Sertifikat Laik Fungsi (SLF)/Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal ini dimungkinkan karena SiKasep dibentuk berdasarkan konsep supply (ketersediaan) dan demand (kebutuhan).



“Sehingga akhirnya PPDPP Kementerian PUPR akan punya data yang besar (big data) terkait jumlah MBR yang disandingkan dengan stok perumahan dan proses dari hulu sampai hilir. Diharapkan 2020 nanti kalau kita bicara backlog angka-angka yang ada merupakan angka yang real-time,” tutur Arief.

Melalui SiKasep, pemerintah dapat mengetahui kebutuhan ketersediaan hunian langsung dari masyarakat, mendorong para pengembang dan bank pelaksana untuk memenuhi ketersediaan hunian sesuai yang dibutuhkan masyarakat.

Sumber : Rumah.com

Posting Komentar untuk "Adanya aplikasi SiKasep Penyaluran Subsidi perumahan"