Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Langkah-langkah Penting Dalam Pembelian Tanah Kavling

Apakah ada sedang berencana membeli kavling tanah? Tanah merupakan suatu aset properti yang menarik untuk Anda miliki. Selain itu harga tanah setiap tahunya meningkat, biaya perawatan kavling pun relatif mudah dibandingkan yang berbentuk bangunan.

Langkah-langkah Penting Dalam Pembelian Tanah Kavling


Jika sudah menemukan lokasi yang tepat dengan harga yang sesuai anggaran, jangan terburu-buru untuk melakukan transaksi pembelian. Melakukan transaksi jual beli memerlukan sejumlah hal penting untuk diperhatikan secara seksama. Berikut ini akan di jelaskan tentang Langkah-langkah Penting Dalam Pembelian Tanah Kavling


Memperhatikan Dengan Baik Kondisi Tanah

Sebelum anda membeli Tanah tentunya pastikan terlebih dahulu situasi dan kondisi tanah di suatu kawasan yang anda minati , penting untuk memperhatikan jenis tanahnya terlebih dahulu. Tidak hanya kontur dan jenis tanah saja, namun juga prospek ke depannya. Apakah lokasi tersebut strategis dalam beberapa tahun ke depan, baik infrastruktur ataupun proyek properti lainnya.


Memeriksa Dengan Teliti Surat Tanah 

Merupakan hal penting yang utama untuk Anda memeriksa kelengkapan surat-surat tanahnya, termasuk juga nama pemilik dan keabsahannya. Apabila suratnya sudah bersertifikat, maka periksa apakah sertifikat tersebut sudah berpindah tangan. Jika belum, maka Anda dapat meminta Surat Keterangan Pendaftaran Tanah di kantor kelurahan setempat.


Mengecek Keabsahan Dokumen

Cek keabsahan sertifikat tanah sebelum melakukan akad dengan menggunakan jasa PPAT untuk memeriksanya. PPAT akan memeriksa keaslian sertifikat tanah tersebut ke BPN (Badan Pertanahan Nasional). Dengan mempercayakan proses ini kepada PPAT maka Anda dapat mengetahui secara terperinci status tanah yang anda minati apakah ada sengketa atau tidaknya.

 

Memproses Surat Perjanjian Jual Beli

Setelah memastikan surat tanah tersebut tidak bermasalah, maka langkah selanjutnya ialah membuat surat AJB (Akad Jual Beli) oleh PPAT. Pada umumnya pembuatan surat ini membutuhkan beberapa syarat seperti Surat Pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), Sertifikat tanah, Surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan Balik nama sertifikat tanah.


Penyerahan Berkas ke BPN

Tahap ini dilakukan untuk mengurus balik nama sertifikat dan menjadi tanggung jawab PPAT. Penyerahan berkas AJB tersebut harus dilakukan selambat-lambatnya selama tujuh hari setelah penandatanganan. Pada umumnya setelah dua minggu diproses maka pembeli akan mendapatkan sertifikat dengan nama yang baru.

 

Bagaimana Semeton Sudah jelaskah untuk langkah-langkah dalam pembelian Tanah Kavling, Semoga bermaanfaat ya semeton. Untuk saran dan masukan bisa mengisi Kolom Komentar di bawah ngih Guys :)

 

 

 

Sumber : Lamudi.com





Posting Komentar untuk "Langkah-langkah Penting Dalam Pembelian Tanah Kavling "