Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Persyaratan IMB Sampai Cara Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan

        Kebanyakan masyarakat yang merasa malas dan sedikit bingung untuk pengurusan sendiri surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kebanyakan diantara mereka justru menyuruh orang lain ataupun calo karena tidak tahu menahu tentang cara mengurus maupun syarat IMB. jika mau dikerjakan, ternyata membuat surat izin mendirkan bangunan sangatlah mudah.Saat ini disini kita akan membahas tentang Persyaratan IMB Sampai Cara Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan.

Persyaratan IMB Sampai Cara Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan


        Mengurus urusan legalitas seperti IMB ini, tentu sangat penting bagi mereka yang baru membeli rumah, baik cash ataupun kpr, karena jika properti Anda tidak memiliki surat-surat beharga maka nilai properti Anda akan berkurang atau lemah dimata hukum.


Pengertian Dari IMB

        Pengertian dari IMB (Izin Mendirikan Bangunan) adalah suatu produk hukum yang berisi persetujuan atau perizinan yang dikeluarkan oleh Kepala Daerah Setempat (Pemerintah kabupaten / kota) dan wajib dimiliki / diurus pemilik bangunan yang ingin membangun, merobohkan, menambah / mengurangi luas, ataupun merenovasi suatu bangunan.Adanya IMB (izin mendirikan bangunan) pada sebuah bangunan sangatlah penting, karena bertujuan untuk menciptakan tata letak bangunan yang aman dan sesuai dengan peruntukan lahan. Bahkan keberadaan IMB juga sangat dibutuhkan ketika terjadi transaksi jual beli rumah. 

 

Persyaratan Pengurusan IMB Rumah Tinggal

  •     Fotokopi KTP
  •     Fotokopi NPWP
  •     Fotokopi SPPT dan Bukti Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan
  •     Fokopi Sertifikat Tanah
  •     Surat Kuasa (bila dikuasakan)
  •     Surat pernyataan kepemilikan tanah  


Tahapan - Tahapan Pengurusan IMB Rumah Tinggal

        Bagi Anda yang memiliki rumah di bawah 500 meter persegi, mengurus IMB bisa langsung datang ke kecamatan di loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan, setelah itu Anda bisa langsung mengisi formulir untuk pengajuan pengukuran tanah. Satu minggu kemudian petugas akan datang ke rumah Anda dan mengukur dan membuat gambar denah rumah Anda, setelah gambar jadi maka dapat dijadikan blueprint untuk IMB.

 

Waktu Yang di Perlukan Dalam Proses Pembuatan IMB Rumah Tinggal  

        Setelah Proses Gambar Denah selesai, baru proses pengajuan IMB bisa dilaksanakan, jangka waktu lama pembuatan IMB sendiri bisa memakan waktu 15 hari kerja.


Biaya Dalam Pengurusan IMB Rumah Tinggal    

        Biaya pengurusan IMB sendiri dihitung berdasarkan luasan rumah tersebut, yakni per meter persegi dikenakan biaya Rp 2.500.


Persyaratan Pengurusan IMB Non Rumah Tinggal / Bangunan Umum

Selanjutnya untuk proses pembuatan IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal (s/d 8 lantai) pemohon harus melengkapi beberapa syarat mengurus IMB berupa :

  •     Formulir permohonan IMB
  •     Surat pernyataan tidak sengketa (bermaterai)
  •     Surat Kuasa (jika dikuasakan)
  •     KTP dan NPWP ( pemohon dan/yang dikuasakan)
  •     Surat Pernyataan Keabsahan dan Kebenaran Dokumen
  •     Bukti Pembayaran PBB
  •     Akta Pendirian (Jika pemohon atas nama perusahaan/badan/yayasan)
  •     Bukti kepemilikan tanah (surat tanah)
  •     Ketetapan Rencana Kota (KRK)/RTLB
  •     SIPPT (untuk luas tanah > 5.000 m2)
  •     Gambar rancangan arsitektur (terdiri atas gambar situasi, denah, tampak, potongan, sumur      resapan) direncanakan oleh  arsitek yang memiliki IPTB, diberi notasi GSB, GSJ dan batas tanah)
  •  Gambar konstruksi serta perhitungan konstruksi dan laporan penyelidikan tanah (direncanakan     oleh perencana konstruksi yang memiliki IPTB)
  •     Gambar Instalasi (LAK/LAL/SDP/TDP/TUG)
  •     IPTB (Izin Pelaku Teknis Bangunan) arsitektur, konstruksi dan instalasi ( legalisir asli )
  •     IMB lama dan lampirannya (untuk permohonan merubah/menambah bangunan)


Langkah-Langkah Dalam Pembuatan IMB Bangunan Umum 

        Langkah awal yang dilakukan oleh pemohon yaitu di persihlahkan terlebih dahulu ke loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kota Administrasi dimana Anda tinggal, kemudian mengisi formulir yang diajukan, setelah itu menyerahkan syarat-syarat atau dokumen yang dibawa, kemudian berkas akan diteliti dan akan di survey ke lokasi.

Setelah di survey kemudian petugas akan menghitung besaran retribusi atau biaya yang harus dikeluarkan oleh pemohon, kemudian pemohon membayar retribusi yang ditetapkan di bank DKI dan meminta bukti pembayaran dan kemudian menyerahkannya ke loket PTSP kota Administrasi. Setelah itu baru IMB dapat diambil oleh pemohon. 


Biaya Membuat IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal 

        Maka dari itu biayanya Pembuatan IMB Bangunan Umum Non Rumah tinggal sendiri disesuaikan dengan Perda No 1 tahun 2015 dengan berdasarkan luas bangunan x indek bangungan x harga satuan retribusi.


Waktu Yang diButuhkan dalam Pembuatan IMB Bangunan Umum Non Rumah Tinggal 

        Lama pembuatan IMB sendiri adalah 25 hari kerja, sejak dokumen teknis disetujui. Jika sudah jadi IMB bisa langsung diambil di loket PTSP Kota Administrasi setempat. 


Syarat IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) 

        Hampir sama seperti syarat-syarat membuat IMB Bangunan Umum untuk non rumah (s/d 8 lantai), untuk bangunan setinggi sembilan lantai lebih pun, harus memeuhi beberapa persyaratan di bawah ini :

  •     Formulir Pendaftaran IMB
  •     Fotokopi KTP dan NPWP Pemohon
  •     Fotokopi Sertifikat Tanah, yang telah dilegalisir Notaris,
  •     Fotokopi PBB Tahun terakhir
  •     Menyertakan Ketetapan Rencana Kota (KRK)  dan Rencana Tata Letak Bangunan (RTLB/ Blokplan) dari BPTSP
  •     Mencantumkan fotokopi Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah  (SIPPT) dari Gubernur, apabila luas tanah daerah perencanaan 5.000 M2 atau lebih.
  •     Gambar rancangan arsitektur (terdiri atas gambar situasi, denah, tampak, potongan, sumur resapan) direncanakan oleh  arsitek yang memiliki IPTB, diberi notasi GSB, GSJ dan batas tanah)
  •     Rekomendasi hasil persetujuan Tim Penasehat Arsitektur Kota (TPAK), apabila luas bangunan 9 Lantai atau lebih,
  •     Hasil Penyelidikan Tanah yang dibuat oleh Konsultan,
  •     Persetujuan Hasil Sidang TPKB, apabila ketinggian bangunan 9 lantai atau lebih dan atau bangunan dengan basement lebih dari 1 lantai, atau bangunan dengan struktur khusus.
  •     Gambar Instalasi (LAK/LAL/SDP/TDP/TUG)
  •     Rekomendasi UKL/UPL dari BPLHD apabila luas bangunan 2.000 sampai dengan 10.000 M2, atau Rekomendasi AMDAL apabila luas bangunan lebih dari 10.000 M2.
  •     Surat Penunjukan Pemborong dan Direksi Pengawas Pelaksanaan Bangunan dari Pemilik Bangunan.
  •     Surat Kuasa (jika dikuasakan)


Langkah-langkah Dalam Pembuatan IMB Bangunan Umum 

              Untuk Pengurusan IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) 9 lantai ini, setiap pemohon yang berdomisili, Seperti contonya di Jakarta terlebih dahulu mengisi formulir pendaftaran di loket Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) Kantor Provinsi DKI Jakarta.  

        Di sana pemohon juga diwajibkan untuk menyertakan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan, kemudian berkas-berkas yang telah masuk akan diteliti dan disidangkan oleh Tim Penasehat Arsitektur Kota (TPAK). Setelah lulus maka akan disidangkan kembali berdasarkan Pencanaan Struktur oleh Tim Penasehat Konstruksi Bangunan (TPKB) dan Perencanaan Instalasi dan M&E ke Tim Penasehat Instalasi Bangunan (TPIB).

        Kemudian petugas akan menghitung besarnya retribusi/biaya IMB, setelah itu pemohon harus segera membayar biaya retribusi IMB melalui Bank DKI dan meminta tanda bukti pembayaran yang kemudian diserahkan ke loket BPTSP di kantor Provinsi DKI Jakarta, setelah itu maka berkas permohonan IMB dapat diterbitkan.

        IMB yang telah diterbitkan akan diinformasikan melalui SMS atau telepon kepada pemohon dan IMB dapat diambil oleh pemohon di loket PBTSP.


Biaya di Perlukan dalam Pembuatan IMB Bangunan Umum Non Rumah 

        Retribusi atau biaya pembuatan IMB diatur beradasarkan beberapa aspek, perhitungannya adalah sebagai berikut, Luas Bangunan x indek x Harga Satuan Retribusi (Seperti yang diatur dalam Perda No.1 tahun 2015


Estimasi Waktu dalam Pembuatan

        Berdasarkan SK Gubernur No.129 tahun 2012, IMB bisa selesai dikerjakan selama 25 hari kerja, terhitung sejak dokumen teknis disetujui.   



Sumber : Lamudi.com



Untuk saran dan masukan dipersilahkan untuk mengisi Kolom Komentar ngih Guys :)


Posting Komentar untuk "Persyaratan IMB Sampai Cara Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan "