Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Langkah - langkah Yang Harus di Perhatikan Dalam Sewa Hunian Dari Persiapan Sampai Menempati

 

Langkah - langkah Yang Harus di Perhatikan Dalam Sewa Hunian Dari Persiapan Sampai Menempati

 

    Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam proses menyewa hunian, Anda perlu melakukan persiapan. Pahami langkah yang harus dilakukan dan tips sewa hunian untuk memperlancar prosesnya.Baru pertama kali berencana mengontrak hunian? Rasa bingung adalah hal yang wajar melanda pikiran Anda. Meski bukan membeli, namun ternyata menyewa alias mengontrak rumah atau apartemen pun perlu ketelitian. Tujuannya, agar hunian yang ditempati bisa memberi rasa aman dan nyaman sekaligus menjadikannya serasa milik sendiri.

Maka Anda selaku calon penyewa diwajibkan memperhatikan segala detail propertinya dengan jeli. Disinilah Anda memerlukan dan juga mengetahui Langkah - langkah Yang Harus di Perhatikan Dalam Sewa Hunian Dari Persiapan Sampai Menempat. 


Hukum yang Mengatur Perjanjian Sewa Menyewa

Sebelum menuju ke pembahasan, apa saja langkah - langkah dalam sewa hunian, mengetahui hukum sewa-menyewa merupakan hal yang tidak boleh dilewatkan. Hukum menyewa hunian diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Tidak semua masyarakat mengetahui hal tersebut, padahal kegiatan sewa-menyewa sangat sering dilakukan. Melakukan transaksi sewa-menyewa tanpa disertai surat perjanjian sangat beresiko, bagi penyewa maupun pemilik properti.

maka dari itu dengan mempelajari dasar hukumnya, Anda bisa mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajiban. Menurut Pasal 1548 KUH Perdata, Sewa menyewa adalah suatu persetujuan, dengan mana pihak yang satu mengikatkan diri untuk memberikan kenikmatan suatu barang kepada pihak yang lain selama waktu tertentu, dengan pembayaran suatu harga yang disanggupi oleh pihak tersebut terakhir itu. Orang dapat menyewakan berbagai jenis barang, baik yang tetap maupun yang bergerak. Adapun aturan-aturan yang diberlakukan terhadap penyewaan rumah dan penyewaan tanah diatur dalam Pasal 1550, dimana pihak yang menyewakan karena sifat persetujuan dan tanpa perlu adanya suatu janji, wajib untuk:    


Pentingnya Melakukan Persiapan Sebelum Sewa Hunian

Melakukan persiapan sebelum menyewa hunian perlu dilakukan, agar tidak terjadi kesalahan dalam prosesnya. Persiapan yang dilakukan tidak hanya anggaran dana saja, mengetahui dasar hukum atau proses perjanjian sewa-menyewa juga sangat penting. Untuk mempermudah Anda bisa mencari tahu langkah-lsngkah sewa hunian dari berbagai sumber.

Menyewa hunian memang terkesan jauh lebih mudah daripada melakukan proses pembelian rumah. Namun, penyewa perlu melakukan beberapa persiapan sebelum memutuskan untuk menyewa hunian. Seperti survey lokasi, melihat kondisi hunian, harga sewa, biaya pindahan, dan lainnya.

Dengan melakukan persiapan dan mengetahui langkah-langkah sewa hunian, Anda dapat terhindar dari hal-hal yang tidak inginkan selama menyewa rumah. Nah, jika Anda sedang ingin menyewa hunian yang nyaman dan terpercaya di wilayah Jakarta Selatan

 

 Langkah-Langkah Sewa Hunian yang Tepat 

Menyewa rumah memiliki keuntungan tersendiri, yaitu tidak harus melakukan perbaikan atau renovasi dan tidak bertanggung jawab untuk membayar pajak properti. Selain itu, menyewa rumah juga lebih fleksibel, karena pihak penyewa bisa memilih untuk melanjutkan sewa atau pindah asalkan sesuai dengan perjanjian. Selain mencari tahu tips sewa hunian, mengetahui langkah-langkah tepat yang harus dilakukan juga sangat penting.

1. Tahap Pertama

Sebelum anda menyetujui surat kontrak hunian, baik rumah/apartemen/ruko/properti lainnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:


a.    Anggaran Biaya Dalam Sewa


Sebelum mulai mencari rumah atau apartemen sewa, Anda harus tahu berapa biaya yang mampu Anda bayar setiap tahun atau setiap bulannya. Biaya sewa sebaiknya tidak boleh lebih dari 35 persen dari pendapatan kotor Anda (misalnya gaji sebelum pajak). Jadi kalau pendapatan Anda setiap bulan Rp5 juta sebelum pajak, maka pastikan cicilannya tidak lebih dari Rp1,75 juta setiap bulannya.


b.    Survei Lokasi dan Kondisi Properti

Tidak cukup melakukan survei via telepon atau foto gambar yang dilihat dari iklan saja. Anda juga harus melakukan survei langsung ke lokasi hunia untuk melihat kondisi bangunan yang sebenarnya.
Selain menghindari penyesalan di kemudian hari, Anda juga bisa segera meminta perbaikan ke pemilik rumah. Selain dinding dan lantai, perhatikan juga instalasi air dan listrik yang perlu dipasang dengan baik.


c.    Menghitung Biaya Renovasi Minor (jika diperlukan)

Masalah bagi sebagian besar pengontrak rumah adalah dilema ketika hendak melakukan renovasi terhadap rumah sewanya. Jika ingin melakukan beberapa perubahan seperti pengecatan rumah atau tekstur dinding, Anda harus bertanya dan menyepakatinya dengan pemilik rumah terlebih dulu. Setelah pemilik hunian menyetujui renovasi minor yang akan Anda lakukan, Anda bisa menghitung biaya yang diperlukan. Walaupun renovasi dilakukan secara minor, pastikan biaya yang dikeluarkan tidak melebihi anggaran. 

 

d.    Lihat fasilitas sosial dan fasilitas umum di sekitar hunian sewa

Sebelum menyewa rumah, Anda harus mempertimbangkan faktor lain seperti seberapa dekat hunian tersebut dengan fasilitas sosial dan umum. Apabila hunian letaknya terlalu jauh dari puskesmas, rumah sakit, posyandu, stasiun, halte, dan fasilitas lainnya, maka Anda harus mempertimbangkan kembali hunian tersebut.

 

2. Tahap Pembayaran

 Tahap pembayaran dapat dilakukan setelah tahap awal telah Anda lakukan.


a.    Pelajari Terlebih Dahulu Surat Perjanjian Sewa Menyewa

Untuk beberapa jenis hunian sewa, biasanya penghuni menerapkan beberapa peraturan yang tercantum dalam surat perjanjian. Untuk itu Anda harus membaca perlahan dan memahaminya dengan baik. Poin penting seperti biaya pindah, kenaikan biaya sewa, sampai pemberitahuan tanggal kadaluarsa sewa sangat penting untuk diketahui. Hal ini bisa meminimalisir kesalahpahaman dengan pemilik hunian.


b.    Menggunakan Notaris (Jika Perlu)

Pada saat menyewa hunian, Anda dapat menggunakan jasa notaris jika diperlukan. Terutama jika Anda menyewa hunian dengan harga yang cukup mahal dalam jangka waktu yang lama. Hal tersebut dapat dilakukan untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan kedua belah pihak.

c.    Langkah - langkah Pembayaran Sewa (bulanan/tahunan)

Skema pembayaran perlu Anda perhatikan sebelum menyewa hunian Jangka waktu sewa, pastikan Anda memahami jangka waktu kontrak rumah. Mulai dari hari pertama sampai kapan harus pindah rumah. Biaya deposit, beberapa apartemen ada yang mengharuskan penyewa untuk meninggalkan sejumlah uang sebagai biaya deposit yang dibayar di awal.

Tanggal pembayaran, Jangan sampai terlewat tenggat waktu pembayaran yang dibayar per bulan atau per tahunnya. Jika ada telat membayar, mungkin saja dikenakan biaya denda. 

 

3. Tahapan Sebelum Menempati Hunian 

Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menempati hunian


a.    Menghitung Jumlah Biaya Pindah Rumah


Menghitung biaya pindahan merupakan hal yang penting selain biaya sewa rumah. Anda dapat menggunakan jasa pindah rumah atau hanya menyewa kendaraannya saja. Biasanya yang mempengaruhi besaran biaya adalah jarak lokasi antara lokasi sebelumnya ke lokasi hunian yang baru.


b.    Memeriksa Seluruh Lokasi dan Kondisi Rumah

Seringkali kondisi rumah yang disebutkan pemilik rumah tidak sesuai dengan kenyataannya. Dengan menyertakan kondisi rumah yang layak (misalnya air bersih, bebas rayap dan tikus, dll) maka Anda bisa tenang tinggal di rumah tersebut tanpa harus melakukan perbaikan di kemudian hari.Jika ditemukan masalah ketika Anda baru menempati rumah kontrak, Anda punya hak untuk meminta mereka melakukan renovasi.


c.    Mengenal Tetangga Sekitar Lingkungan Hunian

Mengetahui atau mengenal tetangga sekitar hunian dapat menjadi sumber informasi yang berharga. ketika Anda baru pindah ke lingkungan yang baru, tentunya banyak hal yang perlu diketahui. Anda bisa menanyakannya ke tetangga yang sudah lebih lama tinggal di area tersebut.

 

 Bagaimana menurut anda ? Mencari rumah yang cocok untuk disewa memang gampang-gampang susah dan perlu persiapan. Akan tetapi, jika Anda mengikuti tahapan sewa hunian yang tepat diharapkan akan mempermudah prosesnya. 

 

Sumber : Rumah.com

 

 

 

Untuk saran dan masukan bisa mengisi kolom komentar di bawah Ngih Guys :)



Posting Komentar untuk "Langkah - langkah Yang Harus di Perhatikan Dalam Sewa Hunian Dari Persiapan Sampai Menempati"