Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Cara Bangun Rumah Aman dari Banjir

Cara bangun rumah aman dari banjir setiap tahun hanya rumah yang dari awal pembanguannya sudah memenuhi konsep aman dari banjir. Bisa saja rumah yang sudah dibangun aman dari banjir asalkan konsep bangunanya bisa diupayakan untuk mencegah banjir.

Cara bangun rumah bebas banjir


Pada dasarnya, rumah yang dibangun di wilayah yang selalu banjir sulit bisa diupayakan pencegahanya. Karena, hal ini justru akan merepotkan dalam segi pembangunan dan perawatan. Hanya saja, cara bangun rumah agar aman dari banjir perlu dimaksimalkan saja.

Akibat banjir, rumah bisa menjadi rusak. Bila rumah rusak, efeknya bisa berjangka panjang. Termasuk rusak cat pada rumah, ini juga bisa memakan biaya kembali setiap tahun.

Cara mengatasi banjir adalah membiarkan air terus berjalan, tidak menggenang atau masuk ke rumah. Bila sudah ada jalan untuk mengalir, bangunan harus mencegah air sehingga meminimalisir air masuk ke rumah. Jadi yang diupayakan adalah meminimalisir air masuk ke rumah.


1. Kuatkan Bangunan Rumah

Cara bangun rumah yang aman dari banjir adalah mengamankan rumah itu sendiri dari efek banjir. Bila banjir sudah terkenal deras alirannya atau genangannya tinggi, anda bisa membuat pondasi yang kokoh. Juga, dalam segi pembuatan tembok, jangan menggunakan batu-bata karena efek airnya bisa mengikis kekokohan batu-bata. Atau, rumah bisa ditembok dengan beberapa lapis semen. Ini cara aman pertama yang perlu dilakukan dalam menghadapi banjir.

2. Meninggikan Lantai Sampai Batas Aman

Hal yang harus dipahami, meninggikan lantai sebenarnya kurang efektif dalam hal kenyamanan rumah. Masalahnya,anda akan menggunakan tangga untuk memasuki rumah. Bisa saja beresiko bila memiliki anak yang berlari-lari masuk ke rumah.

Tetapi, cara bangun rumah denga menaikan lantai adalah cara aman dari banjir, apalagi banjir yang memang bisa merusak bangunan seperti banjir bandang atau aliran banjirnya yang deras menghantam rumah. Air banjir yang menggenang pun bisa dicegah dengan baik.

Pikirkan baik-baik, apakah harus meninggikan lantai atau tidak. Percuma lantai ditinggikan bila banjir berhasil naik lebih dari 1 meter.

Bila tetap ingin memiliki lantai yang tinggi, anda bisa menggunakan alternatif dua tingkat lantai. Dua tingkat lantai masih batas aman untuk anak-anak ketika berlarian di dalam rumah. Cara ini bisa mengurangi air yang masuk ke dalam rumah.

3. Membuat Tembok Penghalang Sesuai Aliran Banjir

Membangun pagar rumah menjadi solusi mengatasi banjir. Bahkan jauh lebih efektif daripada meninggikan lantai. Hanya saja, cara ini kurang efektif kalau rumah terkena genangan air banjir. Sekalipun bisa menghalangi air masuk, pagar memiliki pintu masuk yang bisa menyebabkan air bisa masuk. Anda harus menggunakan penutup khusus di bagian pintu pagar ketika banjir.

Bila mau menggunakan pagar sebagai cara bangun rumah yang aman dan bebas dari banjir, perhatikan posisi arah air banjir mengalir. Bila mengalir deras di area depan rumah, bisa membuat pintu masuk ke samping rumah. Bila air deras berada di samping rumah, bisa membuat pintu masuk di depan rumah.

Dengan cara membuat pagar dalam bangun rumah, setidaknya, banjir tidak terlalu parah masuk ke rumah.

4. Dikelilingi Taman Rumput

Rumput termasuk tanaman yang kuat tumbuh walaupun ada banjir dan injakan kaki. Maka dari itu, anda harus membuat taman rumput sebagai tempat untuk penyerapan air. Taman rumput bisa dibuat di pinggir pagar tembok agar air langsung meresap sebelum masuk ke rumah.

5. Membuat Biopori Di Taman Rumput

Ketika air ditampung di taman rumput, tanah tidak bisa menyerap air dengan cepat. Tetapi, biarkan air mengalir ke taman rumput sebagai pusat. Jangan biarkan air menggenang di permukaan yang bersemen atau sejenisnya. Namun, anda harus membuat biopori. Hal ini untuk memaksimalkan penyerapan air. Semakin banyak biopori, semakin bagus penyerapannya.

Begitulah cara sederhana bangun rumah yang aman dari banjir.

Posting Komentar untuk " 5 Cara Bangun Rumah Aman dari Banjir"