Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menentukan Harga Rumah Yang Benar

Harga rumah tidak hanya dihitung dari bangunan fisik semata. Harga rumah juga dihitung dari tanah. Bahkan, harga rumah juga bisa ditentukan dengan jenis bangunangnya. Bangunan yang banyak menggunakan batu alam akan jauh lebih mahal daripada menggunakan tembok biasa. Jadi, seperti itulah cara menentukan harga rumah yang benar. Selebihnya, pasar properti yang mempengaruhi harga rumah.

harga rumah
Sumber:Detik.com

Tujuan Mengetahui Harga Rumah

Menentukan harga rumah tentu memiliki tujuan komersil tersendiri. Bila bertujuan seperti ini, rumah harus ditentukan harga jualnya semenjak sudah atau bisa sebelum dibangun.

Beberapa tujuan mengetahui harga rumah:

1. Menghitung kekayaan properti rumah

Pejabat publik seperti di pemerintahan biasanya akan dihitung total kekayaannya seperti kekayaan dari mobil, tanah dan juga rumah. Intinya beberapa hal mengenai kekayaan. Jadi, inilah kepentingan mengetahui harga rumah.

2. Menghitung biaya sebagai ganti rugi penggusuran

Ada beberapa rumah yang mengalami penggusuran. Salah satunya tanah rumah untuk membangun tol. Otomatis, harga rumah harus ditentukan agar bisa menentukan harga ganti ruginya yang benar.

3. Untuk penentuan harga sewa kontrakan atau penjualan rumah

Seberapa besar biaya sewa bila menginginkan pasif income yang bisa melunasi biaya pembangunan rumah dalam waktu cepat? Atau berapa harga jual rumah yang menguntungkan? Untuk menentukannya, harus mengetahui terlebih dahulu biaya total pembangunan rumah.

Menentukan Harga Rumah Berdasarkan Rumus yang Benar

Menentukan harga tanah rumah sesuai aturan NJOP sebenarnya mudah. Apalagi, ukuran tanah sudah diukur dan disertifikatkan sehingga tahu luas tananya. Kewajiban pajak sesuai ukuran tanah pun sudah berjalan. Makanya, dalam proses jual tanah tidak perlu menentukan perhitungan matang.

Yang menjadi sulit dalam penjualan rumah adalah si pemilik rumah tidak tahu berapa besar uang yang dikeluarkan untuk pembangunan rumah. Tentunya, untuk menentukan jumlah total, perlu rincian pengeluaran.

Seperti yang dilansir Lamudi.com, contoh penentuan harga rumah yang benar dengan standar harga tanah per m2 adalah 2000.000; luas tanah 60 2m dan luas bangunan 36 m2:

  • Luas bangunan = 6 m x 6 m = 36 m2
  • Luas tanah = 6 m x 10 m = 60 m2


Maka harga tanah dan bangunan adalah :

  • Total harga tanah = 60 m2 x Rp 2.000.000 /m2 = Rp 120.000.000
  • Total harga bangunan = 36 m2 x Rp.4.000.000 / m2 = Rp.144.000.000


Total harga: Harga tanah + Harga bangunan = harga rumah. Harga rumah sekitar 264.000.000

Rincian perhitungan harga tanah dengan rincian perhitungan harga bangunan harus dipisah. Karena luas tanah sebelum tentu sama dengan luas rumah. Biasanya, rumah memiliki tanah lapang sebagai taman atau tanah belakang rumah.

Tetapi, untuk penentuan harga, rupanya harga bangunan mengikuti standar harga tanah walaupun ada penambahan pada harga bangunan. Jadi “harga tanah m2 + harga bangunan m2 = total harga bangunan per m2”. Hal ini sebagai solusi bagi yang tidak tahu total biaya pembangunan rumah.

Menentukan Harga Rumah Sesuai Pasar

Yang menjadi patokan, harga tanah selalu naik di dalam wilayah yang stabil kondisinya, baik alam, sosial atau politik. Perhitungan harga rumah awal pembangunan tentu bisa berubah mengalami penaikan.

Tetapi, harga bangunan biasanya mengalami penurunan harga jual.

Maka dari itu, ketika umur rumah sudah lebih dari 10 tahun, perlu adanya perhitungan ulang mengenai harga rumah bila kebutuhannya untuk menjual rumah atau rumah kontrakan.

Posting Komentar untuk "Cara Menentukan Harga Rumah Yang Benar"