Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengatur Rumah Green Living Untuk Kenyamanan

Berbagai rumah padat penduduk yang berpotensi mengurangi kehijauan, membuat orang makin sadar untuk mendaur ulang cara menjalani kehidupan. Kota yang gersang dan panas perlu dihijaukan dengan mengatur rumah green living untuk kenyamanan hidup yang menyatu dengan alam. Ya, konsep rumah green living sedang diminati di zaman modern bahkan menjadi kampanye global.

Mengatur Rumah Green Living Untuk Kenyamanan
Sumber:kompas.com

 

Agar bisa disebut rumah berkonsep green living atau disebut juga gaya hidup hijau, perlu tips tersendiri bagaimana mengatur rumah menjadi green living agar memberikan kenyamanan. Tentunya, konsep green living tidak keluar dari estetika desain yang mendukung keindahan dan kenyamanan.

Rumah Green Living Harus Ramah Lingkungan

Membangun rumah menggunakan banyak kayu dan tanah ala rumah zaman dahulu bukan lagi solusi untuk rumah zaman sekarang, apalagi untuk rumah berkonsep green living. Semakin banyak rumah menggunakan kayu dan tanah, semakin banyak juga kerusakan alam dan lahan gundul.

Semaksimal mungkin rumah green living menggunakan bahan yang bisa didaur-ulang seperti besi, alumunium dan yang sejenisnya. Karena kalau sudah tidak terpakai, bahan rumah bisa dijual kembali ke tukang loak.

Green Living Rumah Berkonsep Minimalis

Ketika menjalankan program KB yakni cukup memiliki dua anak, berkaitan juga dengan pembangunan rumahnya. Rumah minimalis bisa untuk kebutuhan rumah keluarga yang menjalankan program KB.

Tentu, rumah minimalis mendukung green living. Hal ini karena pemanfaatan lahannya yang tidak terlalu luas. Sebagian lahan bisa untuk kebutuhan taman kehijauan sehingga nampak sekali serasi dengan alamnya.

Rumah minimalis juga menghemat dalam penggunaan lahan yang sekarang makin menipis karena bertambahnya jumlah penduduk.

Rumah Green Living Menyatu Dengan Alam

Rumah yang berkonsep green living memang tidak hanya mengurusi gaya hidup hijau di dalam rumahnya. Hal-hal yang menyatu dengan alam bagian dari konsep green living.

Banyak rumah yang tidak memiliki jendela yang bisa untuk menerangkan seisi rumah dengan sinar manatari. Hal ini membuat penggunaan listrik menjadi memboros. Membuat ruang jendela yang bisa menerima cahaya matahari bagian dari konsep green living.

Dalam hal sirkuliasi udara, rumah green living harus memiliki banyak ventilasi udara agar tidak boros dalam penggunaan pendingin ruangan alias AC. Biasanya, ventilasi udara berbentuk kotak besar yang akan ditutupi dengan jaring kawat. Intinya, membuat banyak vertilasi udara mendukung konsep green living.

Kondisi rumah seperti itu memang bisa terasa menyegarkan sehingga bisa memberikan kenyamanan. Tetapi, rumah bisa memberikan kegerahan. Maka dari itu, harus didukung dengan desain rumah yang tepat dan memberikan taman.

Membuat Taman Di Depan Rumah Berkonsep Green Living

Mungkin, rumah minimalis biasanya hanya membangun taman tanaman hias. Atau, tumbuhan yang tidak memiliki batang yang tinggi. Setidaknya, tanaman hias sudah membantu dalam memberikan nuansa kehijauan, nuansa alam yang asli.

Ada baiknya, membuat rumah menghadirkan lahan taman yang agak luas. Tujuannya agar bisa menanam pohon seperti mangga, kelengkeng dan sejenisnya agar menghasilkan udara yang menyejukkan ketika musim panas. Taman yang luas bisa juga untuk parkir mobil, ruang santai, kolam iklan dan lainnya.

Di Dukung Dengan Rumah Green Living Lainnya

Sepertinya, satu rumah green living tidak memberikan kenyamanan bila beberapa rumah sebelahnya tidak menerapkan green living. Ketika tidak banyak rumah yang memperhatikan kehijauan taman, efeknya tentu bisa ke rumah anda. Udara yang masuk justru tidak nyaman ketika anda memberikan ruang terbuka untuk rumah.

Maka dari itu, sebelum menerapkan rumah green living, pastikan anda berada di lingkungan yang mendukung green living. Karena inti utama green living adalah nuansa kealaman, salah satunya pada taman hijau rumah.

Atau, anda bisa menempati rumah dari pengembang yang memang menerapkan konsep green living.

Posting Komentar untuk "Mengatur Rumah Green Living Untuk Kenyamanan"