Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Kiat Bisnis Kontrakan Untung Jangka Panjang

Sebelum membahas kiat bisnis kontrakan untung jangka panjang, pahami terlebih dahulu apa maksud dari sebuah ‘bisnis’. Bisnis adalah jual beli produk atau jasa. Tetapi, untuk masalah jasa, tidak bisa semua dianggap sebagai bisnis. Namun intinya, lebih komplek dari sekedar menjual produk atau jasa.

rumah kontrakan
Sumber: investopedia.com


Lantas, apakah jasa sewa kontrakan rumah termasuk dalam kategori bisnis yakni bisnis kontrakan? Bila dianggap bisnis, sistem penyewaan perorangan apapun dianggap bisnis seperti sewa rental mobil, sewa kos dan sebagainya. Bahkan, jasa menyanyi dan jasa seni lain bisa dianggap berbisnis, bila pengertian bisnis bisa terjadi pada bisnis kontrakan.

Untuk menjelaskan kiat bisnis kontrakan yang untung jangka panjang, tentu harus melihat konsep bisnis sebuah hotel dan penyewaan apartemen. Apakah jasa sewa hotel dan apartemen bentuk sebuah bisnis? Tentunya, konsepnya adalah konsep bisnis sekalipun menawarkan jasa sewa kamar atau rumah.

1. Membentuk Sebuah Tim

Biasanya, pihak pengembang atau developer properti yang sebagai pencetus sebuah ide bisnis properti, dalam hal ini bisnis kontrakan. Walaupun begitu, karena ini sebuah bisnis, perlu melibatkan banyak tim dalam mewujudkan sebuah bisnis kontrakan.

Beberapa tim yang dilibatkan meliputi:

  • Tim arsitek
  • Tim desain bangunan
  • Tim tukang bangunan
  • Tim operasional
  • Dan yang lainnya


Kegunaan membangun tim adalah untuk membedakan antara jasa kontrakan dengan bisnis jasa kontrakan. Karena, membangun tim berarti sudah membangun konsep sebuah bisnis.

2. Menciptakan Produk Bisnis Kontrakan

Dalam bisnis kontrakan, produk yang akan diciptakan adalah properti. Tentunya, jenis bisnis kontrakan memang memiliki banyak variasi seperti kontrakan rumah, apartemen, ruko, hotel, indekos dan lainya. Karena pada intinya adalah menawarkan jasa tempat tinggal tanpa menjadi hak miliknya.

Bila melihat pasar, produk bisnis kontrakan yang paling laris adalah bisnis rumah kontrakan.

Biasanya, bisnis kontrakan lebih tepat diarahkan untuk jasa sewa rumah. Istilah rumah kontrakan sering terdengar ditelinga daripada kontrakan hotel, indekos, ruko dan lainnya. Padahal, masih dalam wadah “menawarkan jasa tempat tinggal”.

Menciptakan produk bisnis kontrakan rumah tentu membutuhkan pemikiran yang matang. Jangan sampai anda tidak berpikiran matang yang berpotensi tidak mendapat untung jangka panjang yang sifatnya pasif income.

Cara menemukan ide produk properti kontrakan yang bisa untung jangka panjang namun bisa dilakukan adalah:

  • Mempelajari bisnis kontrakan perusahaan lain
  • Mencari desain rumah kontrakan kekinian
  • Mengambil konsep rumah kontrakan rumah minimalis
  • Memilih kontrakan rumah tapak (bukan rumah susun)


3. Pembangunan Rumah Kontrakan di Lokasi Strategis

Tentunya, makna strategis untuk rumah kontrakan berbeda dengan makna strategis untuk ruko walaupun sama-sama perumahan.

Untuk rumah kontrakan, terpenting berada di lokasi yang minim permasalahan seperti terhindar dari masalah banjir, masalah wilayah terpencil, wilayah rawan konflik, dan kesulitan akses ke tempat penting untuk kebutuhan harian.

Lokasi memang paling vital dalam dunia properti. Produk bisnis rumah kontrakan tidak seperti produk bisnis yang bergerak. Bisnis rumah kontrakan tidak bisa diatur lokasi penjualan dan pemakaiannya.

4. Mengatur Pengelolaan Lahan untuk Bisnis Kontrakan

Pertanyaannya, bagaimana hak milik lahannya? Menjadi pengembang tidak lantas bisa memiliki banyak tanah. Pengembang justru hanya berfokus pada manajemen pembangunan properti,salah satunya rumah kontrakan. Karena tidak memiliki tanah, pengembang harus melakukan lobi, kerjasama bagaimana seharusnya hak milik lahan/tanah.

Catatan yang perlu ditekankan adalah pengembang sedang mengupayakan bisnis kontrakan bukan bisnis penjualan rumah. Karena itu, mengandalkan tanah sewa sepertinya tidak menjadi persoalan. Tentunya, ini bergantung persetujuan pemilik tanah, apakah sistem sewa atau penjualan tanah.

Yang jelas, kalau sistem sewa tanah, perlu surat perjanjian terlebih dahulu guna menghindari permasalahan hukum ke depan.

5. Menyerahkan Isi Rumah Kepada Pihak Penyewa

Langkah menguntungkan jangka panjang dalam bisnis kontrakan adalah menyerahkan furnitur atau isi rumah kepada pihak penyewa. Di samping harga kontrakanya bisa murah, juga bisa membebaskan penyewa rumah untuk menentukan furnitur bahkan desain interior-nya.

Menariknya, karena isi rumah milik si penyewa, mereka tidak mudah berganti rumah kontrakan. Berpindah rumah beserta isinya justru bisa memberatkan.

Pengembang hanya perlu menampilkan desain standar untuk sekedar menarik perhatian penyewa rumah.

Posting Komentar untuk "5 Kiat Bisnis Kontrakan Untung Jangka Panjang"