Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab KPR Ditolak Bank yang Perlu Dihindari

KPR memang menjadi solusi memiliki rumah dengan sistem angsuran jangka panjang. Walaupun lebih mahal biaya rumahnya daripada membeli kontan, tetapi jauh lebih ringan dalam mengeluarkan uang. Walaupun sebagai solusi, tidak sedikit peminat rumah yang ditolak pengajuan KPR-nya oleh bank. Apa penyebab KPR ditolak bank yang perlu dihindari?

Sumber: Suara.com

 
Lebih baik mempelajari seluk-beluk soal KPR dan mengetahui penyebab KPR ditolak bank, daripada tergesa-gesa mengajukan KPR. Karena untuk proses diterima atau tidaknya membutuhkan waktu penantian sekitar 6-12 bulan. Apalagi, proses pengajuannya pun rumit kalau urusannya dengan pengkreditan di bank.

Dokumen Tidak Lengkap dalam Pengajuan KPR di Bank

Mungkin sebagian dari peminat KPR akan muncul pikiran meremehkan salah satu dokumen yang sebagai syarat pengajuan KPR. Hal ini bisa sebagai penyebab KPR ditolak bank. Padahal, anda sudah merasa percaya diri bahwa KPR milik anda akan diterima.

Agar pengajuan KPR tidak ditolak bank, anda bisa menanyakan langsung ke pihak Bank prihal persyaratan pengajuan KPR, seperti bertanya pada satpan atau CS-nya. Informasi dari satpam bank biasanya sudah cukup mewakili. Bisa ditambah mencari informasi di situs bank yang akan dituju.

Developer Tidak Masuk Kriteria Yang Ditentukan Bank

Makna tidak masuk kriteria bisa saja dalam artian bahwa developer tidak memiliki catatan pembangunan properti yang bagus. Atau, sudah dianggap sebagai developer buruk. Karena ini, bisa sebagai penyebab KPR anda bisa saja ditolak bank.

Tentunya, maksud developer yang ditolak adalah developer yang belum bekerjasama dengan bank.

Ada baiknya anda memilih rumah yang dibangun oleh developer yang sudah bekerjasama dengan bank. Karena ini sebagai penyebab KPR tidak ditolak oleh bank.

Nasabah Memiliki Citra Buruk

Sepertinya, nasabah yang sudah pernah bermasalah persoalan di bank seperti hutang akan selalu mendapat predikat buruk di bank. Entah, apakah ini selamanya atau tidak. Yang jelas, bila anda sudah pernah bermasalah dengan bank, tidak perlu mengajukan PKR di bank yang punya masalah dengan anda.

Atau, anda bisa menjadi nasabah bank lain. Hal ini menjadi solusi lain. Tentunya, anda tinggal menunggu waktu yang tepat untuk pengajuan KPR.

Kurang Mampu Membayar Lewat Penghasilan Tetap

Bank sendiri ada yang mematok kemampuan membayar cicilan KPR sebesar 30% atau 40% dari penghasilan pokok. Kalau kurang dari jumlah persen kemampuan bayar KPR, bisa sebagai penyebab pengajuan KPR ditolak bank.

Misal gaji bulanan sebesar 5 juta. Ambil 40 persen untuk kemampuan bayar cicilan KPR di bank. Pengeluaran sebesar 2 juta per bulan. Penghasilan bersih sebesar 3 juta.

Kalau harus ada 40 persen kemampuan bayar, berarti cicilan rumah per bulan yang diambil sebesar 2 juta. Anda bisa mengambil 2 juta cicilan per bulan. Kebetulan, 2 juta sudah termasuk penghasilan bersih.

Kondisi Rumah Bermasalah

Sebelum mengajukan KPR, pastikan terlebih dahulu kondisi rumah dalam kondisi “aman”. Untuk memastikan dalam kondisi aman dari masalah hukum, bisa mengandalkan agen properti profesional yang tahu betul persoalan hukum properti.

Pengajuan KPR akan ditolak pihak bank bila rumah dalam kondisi bermasalah, bisa masalah tanah sengketa, rumah tidak memiliki kelengkapat surat dan sebagainya.

Mengapa pihak bank sampai bisa menolak pengajuan KPR pada rumah bermasalah? Padahal, anda sanggup membayar. Bisa jadi, ini sebagai menghindari resiko. Ketika anda tidak sanggup membayar karena kebangkrutan, PHK, bank bisa menyita rumah. Tentunya, rumah sitaan harus dalam kondisi aman dari masalah hukum.

Seperti itulah hal umum yang perlu dihindari agar tidak ditolak bank dalam pengajuan KPR

Posting Komentar untuk "Penyebab KPR Ditolak Bank yang Perlu Dihindari"