Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rusunawa Pilihan Hunian Murah di Perkotaan

Rusunawa adalah rumah susun sederhana sewa yang sengaja dibangun oleh pemerintah untuk kebutuhan tempat tinggal sebagian rakyat Indonesia. Biasanya, rusunawa hadir ditengah perkotaan sebagai perbandingan dari kehadiran sewa apartemen. Bagi pekerja perkotaan bergaji rendah, rusunawa pilihan hunian murah di perkotaan.

 

Rusunawa adalah hunain yang memang sengaja dibangun pemerintah lewat kementrian PURR. Hal ini memiliki beberapa tujuan, yang tentunya untuk kebutuhan hunian rakyat Indonesia dengan menekankan biaya sewa yang murah.

Perbandingan Rusunawa, Rusunami dan Apartemen

Apakah sama antara rusunawa, rusunami dan apartemen? Bila ada perbedaan, dimanakah perbedaannya?

1. Perbandingan Rusunawa dan Apartemen

Perbedaan rusunawa dengan apartemen terletak paling mencolok yakni soal pengembangnya.

Rusunawa memang melibatkan program pemerintah sebagai solusi hunain di tengah perkotaan yang bersanding dengan apartemen. Pemerintah lewat kementrian PURR, menghadirkan rumah susun harga murah yakni dalam sistem penyewaan.

Sedangkan apartemen tidak ada sangkutpautnya dengan program pemerintah. Wajar, bila harga sewa apartemen mahal karena pembiayaannya tidak dibangun oleh kementrian PURR.

Perbedaan lainnya tentu ada, tetapi lebih kepada fasilitas yang diberikan. Karena rusunawa adalah rumah susun sederhana berharga murah dalam sewa, tentunya fasilitas yang diberikan pun tidak seberapa. Sedangkan apartemen akan lebih banyak fasilitas.

2. Perbandingan Rusunawa dan Rusunami

Antara rusunawa dan rusunami tidak ada perbedaan mendasar karena keduanya memang bagian dari program pemerintah untuk pemenuhan hunian masyarakat Indonesia.

Hanya saja, perbedaannya pada cara memanfaatkannya bagi mereka yang berminat pada hunian rusunawa dan rusunami. Kalau rusunawa, mereka bisa memanfaatkan dengan sistem sewa. Kalau rusunami, peminat bisa memanfaatkan dengan membeli rumah susun.

Sistem Sewa Rusunawa Menjadi Daya Tarik Para Perantau

Biasanya, para karyawan atau pekerja rantauan akan lebih memilih hunian sewa. Bagi mereka yang memiliki kecukupan finansial, tentu akan memilih sewa apartemen. Bagi mereka yang tidak mampu, rusunawa bisa menjadi pilihan lain yang kualitasnya bisa mencukupi untuk tempat tinggal.

Bisa dikatakan, peminat rusunawa juga tidak kalah banyak. Karena perkotaan tidak hanya diisi dengan para rantauan berkantong tebal. Perkotaan juga diisi para perantau yang berkantong tipis. Dengan adanyan rusunawa yang tertata rapih dan bersih, bisa menjadi pilihan terbaik para perantau berkantong tipis.

Bisa Dihuni Untuk Yang Masing Single atau Berkeluarga

Mungkin anda berpikir bahwa rusunawa khusus hunian keluarga. Tetapi, ternyata, rusunawa tidak sekedar hunian keluarga. Rusunawa untuk kalangan muda yang masih single pun ada. Kalau rusunawa untuk kalangan muda yang masih single, bisa memilih rusunawa tipe studio. Kalau sudah berkeluarga, bisa memilih tipe 36 yang ruangannya lebih luas.

Rumah Vertikal Solusi Tempat Tinggal di Perkotaan Padat Penduduk

Logika yang membuat banyak pembangunan rusunawa adalah keterbatasan lahan di saat penuh penduduk, baik perantau atau penduduk asli. Biasanya, kota Jakarta menempati peringkat pertama dalam pembangunan rusunawa. Rusunawa atau rumah vertikal menjadi solusi final dalam memenuhi kebutuhan semua masyarakat di Jakarta karena tanpa banyak memakan lahan.

Seperti yang dilansir Lamudi, pada tahun 2017 sendiri, pemerintah lewat kepentrian PURR telah membangun lebih dari 13.000 unit rusunawa seluruh Indonesia. Pada tahun 18 dibangun kembali rumah susun menjadi 13.405.

Beberapa Syarat Dalam Menempati Rusunawa

  • WNI
  • PNS, TNI/Polri buru dan masyarakat secara umum dalam kategori “Masyarakat Berpenghasilan Rendah”. Mahasiswa dan pelajar bisa masuk
  • Mengisi permohonan untuk menjadi penghuni rusunawa
  • Berkemampuan membayar sewa rusunawa
  • Memiliki kegiatan dekat lokasi rusunawa
  • Surat keterangan tentang status penyewa yang belum memiliki rumah
  • Surat kerja
  • Slip gaji
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Buku Nikah (jika sudah menikah)


Mereka bisa menempati dalam kondisi yang memenuhi syarat “Masyarakat Berpenghasilan Rendah”. Hal ini bisa dilakukan evaluasi secara berkala. Jika memang penyewa mengalami peningkatan penghasilan, bisa untuk berpindah ke tempat lain yang sesuai kondisi penghasilannya. Karena, syarat menjadi penghuni kalau masih berstatus berpenghasilan rendah.

Posting Komentar untuk "Rusunawa Pilihan Hunian Murah di Perkotaan"