Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Memperbaiki Tembok Rumah Retak

Sebagus apapun bangunan rumah bila temboknya retak, bisa menurunkan harga jual yang bisa jadi sampai tidak diminati investor. Masalahnya, bila tembok rumah sudah retak, bisa menyebabkan kerusakan yang parah. Bisa jadi ada pergeseran atau penyebab lainnya secara terus-menerus sehingga memperparah retak rumah. Tentu dong, anda tidak mau harga rumah makin turun. Perlu tips memperbaiki tembok rumah rentak.

sumber:thespruce.com

 
Faktor utama rumah mengalami keretakan bahkan parah karena diawali dengan tanpa rancangan yang benar yakni mengurus persoalan bangunan, tanah dan kekuatannya. Karena tembok rumah retak sudah menjadi masalah umum pada rumah yang dibangun seadanya.

Mengatasi Tembok Rumah Retak Akibat Pergeseran Tanah

Tembok rumah retak akibat pergeseran tanah mungkin dianggap berbahaya untuk rumah. Masalahnya, yang bermasalah adalah bagian pondasi tembok akibat adanya pergeseran tanah. Tetapi, kebanyakan pondasi yang bermasalah karena memang terjadi gempa sehingga pergeseran tanahnya kuat. Ini bukan masalah yang tidak perlu dikhawatirkan bila rumah jauh dari gunung atau lautan.

Tips memperbaiki tembok rumah retak adalah membuat celah kecil yang berada antara tembok dan balok bagian atas tembok seperti yang dilansir Gardaoto.com. Mungkin, bisa dikatakan membuat ventilasi-ventilasi udara agar mengurangi tekanan dari atas ke bawah. Tentunya, keretakan tembok harus diberesi agar tidak nampak lagi.

Tembok Retak Akibat Rembesan Air

Tembok rumah retak akibat rembesan air tentu karena pondasi menyamai perataan tanah. Biasanya, bangunan pondasi harus ditinggikan agar melindungi batu-bata terkena rembesan air. Tetapi, ada sebagian rumah yang memang mengharuskan pondasi ada yang harus bersejajar dengan tanah karena berada di tanah yang agak menurun. Akibatnya, sering terkena aliran air hujan.

Hasil pengalaman rumah yang mengalami seperti di atas memang memiliki kerusakan yang parah.

Cara yang harus dilakukan tentu menguatkan pada tiang. Biasanya, faktor kerusakannya ada pada tiang mengingat sambungannya yang lemah sampai menimbukan keretakan pada tembok. Cara menguatkannya dengan menambah semen di dasar tembok sampai aman terkena air. Tidak lupa, tutupi keretakan pada tembok dengan semen.

Tembok Retak Akibat Sambungan Tembok Baru

Sering terjadi, bila membuat tembok baru untuk sebuah ruangan, katakanlah ruangan kamar, biasanya beberapa tahun kemudian akan mengalami keretakan di bagian tiang sambungannya. Bisa saja, pembuatan tembok sambungannya tidak menyatu dengan kuat atau memang karena ada pemasangan jendela besar di tengahnya. Apalagi, kayu sering memuai dan menyusut.

Kalau sudah ada keretakan karena faktor kurang kuatnya sambungan atau karena ada pemasangan jendela, sepertinya sulit diperbaiki kecuali membiarkannya. Kalaupun ingin mengulang kembali pembangunan tembok untuk ruangan barunya, tentu resikonya jauh lebih besar.

Solusi yang bisa dilakukan hanya menambal bagian yang retak saja. Anda bisa menggunakan penambahan dengan bahan yang didominasi semen. Bisa sekitar 90 untuk semen dan 10 untuk pasir agar bisa membantu menyambungkan. Kalau terlalu banyak pasir, atau setengah berisi pasir, kerekatannya tidak bisa berlangsung lama.

Perlebar juga jangkauan pemberian semen barunya di sel-sela tembok agar kerekatanya makin kuat, terutama di area yang kasar. Biasanya, retak memiliki sela yang sempit sehingga menyulitkan untuk penambalan.

Dinding Retak Akibat Pengacian Tidak Sempurna

Batu bata biasanya dilapisi pengacian untuk menghaluskan permukaan. Pengacian tidak sempurna bisa mengakibatkan ada keretakan kecil. Biasanya, keretakannya di area yang memang tidak sempurna pengaciannya, bisa di tengah atau pinggir. Keretakan seperti ini tidak sampai merusakkan bangunan.

Keretakan akibat tidak sempurna dalam pengacian biasa disebut keretakan rambut karena memang terlihat seperti jaringan rambut. Keretakan seperti ini bisa diatasi dengan melakukan ulang pengacian.

Posting Komentar untuk "Tips Memperbaiki Tembok Rumah Retak"