Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

20.000 Kamar Hotel Dipesan untuk Pariwisata Bali

Nampaknya, banyak para wisatawan mancanegara (wisman) yang sudah merindukan periwisata Bali dibuka kembali. Terbukti, untuk bulan November, sudah 20.000 kamar hotel dipesan untuk pariwisata di Bali. Pemesanan kamar hotel berkaitan dengan pariwisata Bali yang sudah mulai dibuka di bulan Oktober ini.

Sumber: Agoda.com

 

Pariwisata Bali dibuka memang dinanti banyak para wisatawan mancanegara, termasuk mereka yang memiliki properti komersial seperti sewa kamar hotel, villa dan sejenisnya yang biasa menjadi langganan mereka. Sekarang, penantian mereka seakan sedang terkabul

20.000 Kamar Hotel Dipesan Untuk Memulihkan Pariwisata Bali

Dalam laman Kompas, Gubernur Wayan Hoster menyampaikan bahwa sudah ada 20.000 kamar hotel dipesan para wisatawan asing untuk bulan November. Jumlah sebanyak itu berasal dari 19 negara.

Berikut daftar 19 negara yang sudah memesan kamar hotel untuk pariwisata Bali: Bahrain, Qatar, China
India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Prancis, Portugal, Swedia, Hungaria, Norwegia, Polandia, Spanyol. Negara-negara ini memang yang diizinkan masuk ke Indoensia, khususnya Bali.

Walaupun di bulan Oktober belum nampak tanda-tanda kedatangan para wisatawan mancanegara, setidaknya 20.000 pemesanan kamar hotel sudah menjadi angin segar dalam memulihkan kembali pariwisata Bali.

Menurut Wayan Koster, diperkirakan akhir Oktober akan mulai berdatangan wisatawan asing dengan tetap mematuhi aturan baru dari pemerintah pusat persoalan izin masuk ke wilayah Bali.

Surat Edaran dan Kesiapan Penerbangan untuk Hidupkan Pariwisata Bali

Dalam cnbcindonesia.com, Humas Bandara Gustu Ngurah Rai, Taufan Yudistirn, mengatakan bahwa bandara Internasional belum ada update terbaru sehingga belum ada slot penerbangan.

Untuk menerima penerbangan internasional, tentu harus mendapat surat edaran yang datang dari Kementrian Perhubungan. Juru bicara Kementrian Perhubungan, Adita Irawati, mengatakan bahwa SE atau Surat Edaran sudah diterbitkan dengan rujukan SE dari Satgas Covid-19. Kebetulan, SE dari Satgas sudah terbit sebelumnya.

Bandara juga perlu bersosialisasi dengan para penumpang bagaimana teknisnya. Apalagi, pariwisata Bali baru saja dibuka. Prosesnya bertahap. Terutama memperhatikan tingkat permintaan. Bisa jadi, bila ada 20.000 pemesanan kamar hotel di Bali bisa membuat penerbangan internasional merespon dengan cepat.

Hotel Karantina Siap Menampung Turis Asing di Bali

Di laman Kompas dijelaskan bahwa ada 35 yang akan dijadikan penampung turis asing yang tengah melakukan karantina. Hotel ini sengaja disiapkan Pemerintah Provinsi Bali dengan pengaturan harganya. Bisa jadi, 35 hotel karantina di luar hotel yang dipesan 20.000 para turis asing.

Dari sikap Pemerintah Provinsi Bali yang mengurus hotel karantina, sebagai bukti pariwisata Bali akan normal kembali. Bila pariwisata Bali normal, otomatis bisnis properti komersial bangkit kembali meramaikan pariwisata Bali.

Persiapan Hotel Menyambut Wisatawan Mancanegara

Di mana ada keramaian di tempat wisata termasuk di Bali, disitulah ada kesibukan hotel melayani mereka. Bila pariwisata Bali sudah dibuka, tentunya, pengelola hotel dan restoran perlu mempersiapkan diri untuk menyambut wisatawan mancanegara.

Walaupun pariwisiata Bali sudah dibuka, peraturan di dalam hotel harus dibuat sesuai dengan aturan protokol kesehatan.

Aturan hotel yang menerima wisatawan asing berbeda. Jenis hotel karantina lebih ketat aturannya daripada jenis hotel untuk penginapan biasa. Hotel karantina peraturannya sama dengan ruangan karantina lainnya. Sedangkan jenis hotel penginapan biasa sekedar mematuhi prokes yang berlaku pada umumnya.

Tentunya, persiapan hotel karantina jauh lebih mengganggu kebebasan parawisatawan mancanegara. Bisa jadi, ini berefek pada kelancaran arus berwisata di Bali bila berlaku jangka panjang.

Strategi yang harus dilakukan hotel penginapan bisa saja berubah. Ini karena adanya sistem transit sementara di hotel karantina yang justru bisa kurang efektif dalam bisnis penyewan, khususnya hotel.

Persiapan strategi baru untuk menghidupkan kembali hotel perlu dipikirkan dengan matang di era new normal kedua, terutama masalah harga.

Posting Komentar untuk "20.000 Kamar Hotel Dipesan untuk Pariwisata Bali"