Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tugas Developer Perumahan Kebutuhan Masyarakat

Developer perumahan adalah pengusaha properti yang fokus pembangunannya pada jenis properti perumahan. Lalu apa tugas developer perumahan kebutuhan masyarakat? Tugas utama developer properti tentunya membantu memenuhi bangunan perumahan untuk masyarakat.

 

Sumber:estate-link.net


Sama seperti pengusaha lain yang menciptakan produk atau jasa, pengusaha properti perumahan atau disebut developer perumahan juga menciptakan produk perumahan. Intinya, pengusaha properti berfokus meciptakan produk bangunan, terlepas untuk dijual atau disewakan.

Maka dari itu, cara menjadi developer sama seperti dengan menjadi pengusaha pada umumnya yang membutuhkan produk, pasif income, pembeli dan pelanggan. Hanya saja, ada tugas khusus yang membedakan dengan pengusaha lainya.

1. Tugas Membangun Bisnis Properti dengan Legalitasnya

Jangankan mengurus rumah, mengurus tanah saja harus berlandaskan undang-undang yang ada. Biasanya, ribet mengurusi tanah, apalagi sampai proses membangun rumah.

Devoloper perumahan mengatasi semua permasalahan tanah dan perumahan. Satu bangunan rumah harus ditangani dengan baik karena berurusan dengan legalitas alias hukum. Pembeli hanya menikmati properti legal yang sudah jadi, baik pembelian atau penyewaan.

Sehingga pantas kalau bisnis properti disebut juga bisnis legalitas. Bangunan sekecil apapun, harus berurusan dengan legalitas.

2. Membangun Properti Perumahan Yang Dipercaya Bank

Bank sendiri menawarkan kredit atau disebut KPR. Bank akan bekerjasama dengan developer perumahan terpercaya untuk lebih memudahkan dalam pencairan kredit. Banyak developer yang memang tidak bisa dipercaya oleh pihak bank yang membuat para nasabah tertolak pengajuan KPR-nya.

Catatan pentingnya, bukan harus bekerjasama atau tidak dengan pihak bank. Lebih kepada membangun properti perumahan yang bisa dipercaya oleh pihak bank agar bisa untuk pengajuan KPR. Ini menjadi tugas developer. Sekalipun tidak bekerjasama dengan bank, masih bisa untuk keberhasilan pencairan KPR bank.

3. Bertanggungjawab Memenuhi Pemesanan Rumah

Developer perumahan ada yang memberlakukan pembelian rumah inden. Tentunya, ini salah satu tugas developer sendiri. Ketika mereka tertarik dan sudah membayar uang dimuka, tugas developer perumahan hanya mewujudkannya.

Masalah pengerjaan sampai 1-2 tahun bukan hal yang singkat. Pengerjaan ini menuntut profesional seorang developer. Permodalan macet saat pembangunan rumah inden menjadi momok menakutkan yang bisa menghancurkan impian kedua belah pihak: developer dan pemesan rumah.

Banyak developer bodong memanfaatkan lamanya proses pengerjaan pemesanan rumah inden. Biasanya, mereka hanya mencari keuntungan di pembayaran DP.

4. Mengatur Kerja Tim Dengan Baik dan Profesional untuk Perumahan Jangka Panjang

Developer perumahan memang membutuhkan kerja tim dengan baik. Untuk membuat bangunan yang tepat, tentunya membutuhkan tim arsitek. Untuk membuat desain isi rumah menjadi indah, membutuhkan tim interior. Begitu juga bila ingin berhasil dalam penjualan properti, membutuhkan tim penjual juga.

Tetapi, sebelum membangun tim dengan baik, developer perumahan harus memahami aspek dasar terlebih dahulu.

a. Aspek legalitas

Banyak aturan dalam membangun properti yang diatur dalam undang-undang. Tugas utama developer adalah membangun dalam hal aspek legalitas. Masalah ini perlu diketahui dengan matang oleh pihak developer perumahan.

b. Aspek perencanaan

Apa yang akan direncanakan bangunannya oleh arsitektur, berkaitan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Karena luas atau tidaknya bangunan mempengaruhi rencana anggaran. Hal ini perlu diperhatikan betul oleh pihak developer. Jadi, rancangan sebuah bangunan sudah diperhitungkan besar anggarannya, dengan tetap memperhatikan market.

c. Aspek kontruksi

Aspek kontruksi adalah aspek yang paling komplek dalam kerja tim, mulai dari ahli bangunan, kebutuhan bahan bangunan, kendaraan, alat berat dan sebagainya. Semakin besar sebuah bangunan, tentunya akan semakin rumit pengerjaannya.

d. Aspek finansial

Aspek finansial yang menjadikan rancangan bangunan perumahan berhasil dieksekusi. Tetapi, seberapa besar finansial yang dibutuhkan memang sudah ditetapkan dalam RAB (Rancangan Anggaran Bangunan). Banyak biaya yang dibutuhkan, mulai dari tanah, rancangan lahan, desain rumah dan sebagainya.

e. Aspek marketing

Marketing adalah sistem penjualan. Sedangkan penjualannya adalah bagian penting dalam marketing,  dikatakan penjualan adalah ujung tombak arus-kas.

Tentunya, developer perumahan membutuhkan tenaga ahli marketing dan juga tenaga penjual dalam aspek marketing ini.

Posting Komentar untuk "Tugas Developer Perumahan Kebutuhan Masyarakat"