Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Jenis Rumah yang Banyak di Indonesia

Menjelaskan jenis-jenis rumah memang agak sulit. Gambaran besar jenis rumah bisa jadi hanya dua, yaitu rumah tapak dan rumah susun. Dari kedua gambaran jenis rumah ini, bisa mengalami perkembangan jenis rumah lainnya. Tentunya, ini menjadi pembahasan jenis-jenis rumah yang banyak di indonesia, khusus.

Sumber: pettyson.co.uk


Beberapa Jenis Rumah Tapak

Jenis rumah tapak adalah jenis rumah yang banyak di Indonesia. Rumah tapak ini mewakili jenis rumah tradisional dan juga modern. Rumah tapak adalah rumah kepemilikan tunggal.

Bahkan, sebelum ada perkembangan teknologi perumahan modern, kebanyakan rumah hanya berjenis rumah tapak. Mengapa demikian? Banyak pembangunan rumah yang tidak melibatkan bangunan bersemen. Zaman dahulu rumah masih mengandalkan kekuatan kayu. Juga, rumah zaman dahulu masih mengangkat ritual membangun rumah.

Sekarang ini, jenis rumah tapak melahirkan jenis rumah yang lahir karena perkembangan zaman. Berikut beberapa jenis rumah tapak yang mengalami perkembangan.

1. Rumah toko (ruko)

Rumah toko atau disebut ruko pada dasarnya jenis rumah tapak. Namun jenis rumah tapak ini sudah mengalami perkembangan sehingga membangun jenis rumah baru. Jenis rumahnya memiliki dua fungsi atau karakter yaitu tempat tinggal dan tempat usaha.

Dianggap jenis rumah tapak yang baru karena banyak pengembang properti melakukan pembangunan rumah toko untuk ditawarkan kepada konsumen. Biasanya, pembangunan rumah toko terletak di kawasan strategis perkotaan atau di area mal-mal.

2. Rumah kos-kosan (indekos)

Rumah kos atau kos-kosan memang bagian dari rumah tapak karena merupakan rumah kepemilikan tunggal. Hanya saja, rumah tapak ini difungsikan atau memiliki karakter untuk tempat kos atau disebut untuk keperluan sewa kamar kos.

Tentunya, jenis rumah tapak yang difungsikan untuk kos-kosan karena sudah memenuhi aturan kos-kosan untuk tiap daerahnya. Konon, sekarang ini rumah untuk kos sudah memiliki aturan tersendiri agar bisa dijadikan rumah kos.

3. Rumah kontrakan

Sebagian pengembang ada yang sengaja membangun rumah kontrakan. Rumah kontrakan juga bisa inisiatif si pemilik rumah itu sendiri. Aturan mengenai rumah kontrakan pun sudah diatur pihak terkait, salah satunya membuat surat perjanjian sewa-menyewa.

Tentunya, jenis rumah tapak yang memiliki fungsi penyewaan menjadi alternatif tempat tinggal, sebelum punya rumah sendiri.

4. Rumah penyewaan

Rumah penyewaan adalah salah satu jenis dari rumah tapak. Fungsingnya hampir sama dengan rumah kontrakan yakni adanya sistem penyewaan. Hanya saja, di dalam rumah penyewaan, kebutuhannya  hanya untuk menyewa dalam waktu sesaat, biasanya beberapa malam saja.

Rumah penyewaan banyak sekali terbangun di wilayah wisata seperti Bali. di Bali, ada banyak rumah tapak yang dijadikan rumah penyewaan. Tentunya, jenis rumah penyewaan pun melahirkan varian yang baru seperti villa dan resort.

Jenis-Jenis Rumah Susun

Rumah susun adalah rumah bertingkat atau rumah yang terdiri dari susunan unit rumah. Rumah susun biasanya berbentuk gedung vertikal atau disebut gedung pencakar langit. Walau demikian, rumah susun vertikal tidak terjadi di rumah susun yang ada di Bali karena terikat aturan 15 meter tinggi bangunan.

Tentunya, rumah susun dimemiliki oleh banyak pemilik unit rumah, bergantung jumlah unit rumahnya. Jadi, gedung vertikal tidak ada kememilikan tunggal. Ini yang membedakan dengan rumah tapak.

Beberapa jenis rumah susun pun melengkapi jenis rumah yang sudah ada di indonesia. Tujuannya, ini untuk solusi pemenuhan rumah di wilayah padat penduduk seperti Jakarta dan Bali.

1. Apartemen

Apartemen adalah rumah pangsa. Menjadi bagian dari jenis rumah susun karena karakter unit bangunan rumahnya terususn bertingkat-tingkat secara vertikal dalam satu gedung besar.

Biasanya, apartemen hadir di wilayah pusat bisnis dan pemerintahan. Biasanya, lingkungannya padat penduduk karena kehadiran banyak perantau. Apartemen hadir untuk kebutuhan para perantau yang membutuhkan tempat tinggal.

Apartemen juga bisa dijual-belikan atau disewakan secara bebas karena tidak ada bantuan pemerintah yang mendukung pembangunanya.

2. Kondotel

Bisa disederhanakan pengertian kondotel yang merupakan singkatan dari kondominium hotel. Kondomonium hotel bisa diistilahkan lain adalah rumah susun hotel. Artinya, hotel tidak menawarkan kamar melainkan unit rumah. Hanya saja, status kepemilikan unitnya hanya penyewaan. Namun bisa jadi per unitnya adalah milik masing-masing investor yang sudah berinvestasi dalam kondotel.

Terlepas bagaimana penyewaan kondotel, apakah harian atau seperti penyewaan rumah, yang jelas, kondotel adalah salah satu jenis rumah susun.

3. Rusunawa

Rusunawa adalah rumah susun yang ditempati dengan sistem sewa. Rusunami sebagai solusi bangunan untuk masyarakat menengah-kebawah di tengah wilayah padat penduduk seperti kota Jakarta.

Rusunami bagian dari program pemerintah sehingga bisa menjadi pembedaan dengan apartemen. Karena bagian dari program pemerintah, mereka yang berhak mendapatkan bangunan rusunawa adalah mereka yang tergolong masyarakat berpenghasilan rendah.

4. Rusunami

Sama halnya dengan rusunawa, rusunami adalah jenis rumah susun seperti apartemen. Rusunami lebih kepada kepemilikan propertinya. Rusunami hadir sebagai solusi tempat tinggal di tengah kepadatan pendudun di perkotaan.

Rusunami juga memiliki kesamaan dengan rusunawa dalam hal pengurusannya. Pemerintah, dalam hal ini kementrian PUPR yang menangani pembangunan rusunami. Tujuan pemerintah membangun rusunami adalah untuk kebutuhan tempat tinggal untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Begitulah jenis-jenis rumah yang banyak di bangun di Indonesia.

Posting Komentar untuk "Jenis Jenis Rumah yang Banyak di Indonesia"