Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Masalah Perumahan Rakyat dan Solusinya

Masalah perumahan rakyat adalah masalah perumahan yang didukung pemerintah lewat kementrian yang kebutuhannya untuk rakyat/masyarakat berpenghasilan rendah.  Tentunya, setiap perumahan memiliki masalahnya tersendiri, termasuk masalah perumahan rakyat.

4 Masalah Perumahan Rakyat dan Solusinya
Sumber:bisnis.com
 

Berikut empat masalah perumahan rakyat atau yang sering disebut perumahan subsidi serta empat solusinya, seperti yang dilansir beberapa sumber:

1. Masalah Lahan

Masalah perumahan rakyat yang menjadi hambatan adalah masalah keterbatasan lahan. Semakin terbatas tanah, harga juga semakin mahal. Hal ini berlawanan dengan program pemerintah yang ingin memberi subsidi pada perumahan rakyat berpenghasilan rendah atau rumah subsidi sehingga harga jual murah.

Prosedur pembebasan yang belum kondusif juga menjadi masalah tersendiri yang bisa menghambat pengembangan perumahan rakyat berpenghasilan rendah.

Solusi: Bisa jadi bank tanah atau disebut land bank menjadi solusi dalam permasalahan biaya lahan untuk kebutuhan perumahan rakyat berpenghasilan rendah.

2. Regulasi Pemerintah Daerah

Dalam laman Bisnis.com, tahun 2019 memang ada kendala masalah regulasi pemerintah daerah dalam implementasi perumahan rakyat berpenghasilan rendah atau disebut perumahan subsidi. Masalah ini karena belum maksimal dalam impelentasi kebijakan yang berasal dari pemerintah pusat.

Bisa jadi, masalah regulasi daerah di tahun 2021 masih menjadi kendala yakni tidak memaksimalkan impelentasi kebijakan pemerintah pusat. Apalagi masih maraknya mafia tanah, yang ternyata bagian dari pejabat daerahnya. Efeknya tentu perizinan tidak berjalan mulus.

Kalau pun memang sudah mengalami perbaikan masalah, tetap harus dimaksimalkan kembali dengan baik demi terciptanya perumahan rakyat berpenghasilan rendah atau disebut rumah bersubsidi.

Solusi: Pihak pemerintah lewat Kementrian PUPR memang sudah membentuk tim pendampingan agar bisa mempercepat perizinan perumahan yang bisa dikhususkan untuk rakyat berpenghasilan rendah. Tentunya, di tahun ini harus lebih dimaksimalkan lagi kinerja tim pendampingan dari Kementrian PUPR.

3. Masalah Pembiayaan

Dalam laman Investor.id, pada tahun ini, lebih tepatnya di bulan Desember 2021, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia meminta pertambahan biaya atau dana untuk perumahan subsidi untuk 6000 unit rumah subsidi yang gagal KPR.

Tentunya, masalah biaya atau dana memang menjadi permasalahan tersendiri untuk perumahan rakyat berpenghasilan rendah.
    
Bila memang ada 6000 unit rumah subsidi yang gagal KPR, tentu lebih cenderung membuat rakyat berpenghasilan rendah tidak mendapat jaminan rumah subsidi. Karena untuk mendapatkannya tentu harus berurusan dengan KPR.

Solusi: Pembiayaan yang tepat sasaran dan juga memperbesar pembiayaan memang diperlukan. Langkah percepatan dana juga penting. Kasus yang ada, yakni di bulan Desember 2021 tidak ada akad kredit, bisa jadi dikarenakan sedang ada peralihan dana dari PPDPP Kementrian PUPR ke PB Tampera (Badan Pengelola Perumahan Rakyat) sehingga ada hambatan pembiayaan.

4. Masalah SDM

Adanya kesulitan perizinan di pihak pemerintah daerah yang belum menyesuaikan dengan regulasi/kebijakan pemerintah pusat, juga sebagain pengembang masih berfokus mencari keuntungan tanpa memperhatikan kualitas yang layak untuk perumahan subsidi, ini sebagai bentuk kurang tingginya kualitas SDM.

Menangani perumahan belum menjiwai sehingga perumahan hanya sebagai objek proyek semata. Seharusnya, perumahan apalagi menyangkut rumah rakyat berpenghasilan rendah, perumahan dijadikan sebagai subjeknya.

Hasil akhirnya tentu berdampak pada rakyat berpenghasilan rendah yang mendapatkan kualitas rumah yang kurang layak karena memang belum mendapatan Sertifikat Layak Huni dalam membangun perumahan subsidi.

Solusi: meningkatkan SDM tentu bukan sekedar meningkatkan semata tanpa ada sistem birokrasi yang mendukungnya. Ketika ada penyederhanaan aturan bangunan, transparan proyek perumahan, dan digitalisasinya, apapun yang berkaitan perumahan, akan menghasilkan SDM yang berkualitas terbaik atau meningkat jauh lebih baik.

Tentunya, kualitas SDM yang memang sesuai era kekinian.

Posting Komentar untuk "4 Masalah Perumahan Rakyat dan Solusinya"