Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Beberapa Hal Membuat Rumah Baru di Ubud Bali

Keuntungan membuat rumah baru tentu bisa bebas memilih lokasi. Lokasinya tidak ditentukan pengembang. Anda bisa menentukan lokasi di Ubud Bali sesuai pilihan Anda. Kalau mau membuat rumah baru di Ubud Bali, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Tentunya, ini sebatas beberapa hal untuk membuat rumahnya saja. 

Sumber:Kompas.com

Sebelum menjelaskan beberapa hal membuat rumah baru di Ubud, perlu diketahui terlebih dahulu tentang Ubud. Bisa saja untuk menentukan pilihan tepat lokasi rumah ketika dibangun di Ubud.

Keunggulan Ubud untuk Membuat Rumah Baru di Pulau Bali

Perlu mengenal terlebih dahulu seputar keunggulan Ubud. Beberapa investor properti pun menarget penanaman modal di Ubud dengan melihat potensi keunggulannya terlebih dahulu.

a. Keindahan alam yang mempesona

Keindahan alam bisa diartikan keindahan yang sifatnya alami atau menyengaja mendesain alam agar lebih tampil mempesona. Begitu juga di Ubud, ada pemandangan alami yang mempesona. Ada juga yang didesain mempesona seperti di area persawahan bertingkat.

Keindahan alam yang mempesona biasanya dijadikan objek wisata. Begitu juga di Ubud. Beberapa keindahan alam Ubud yang mempesona sebagai destinasi wisata yaitu di Sawah Terasering Tegalalang, Bukit Campuhan dan yang lainnya.

b. Kesenian dan kebudayaan bali yang kental

Karena berada pada wilayah yang kental kesenian dan kebudayaan, anda seyogyanya membuat rumah baru yang lebih mencirikhaskan rumah Bali. Karena ini lebih mengupayakan pelestarian kesenian dan kebudayaan di Ubud Bali.

Keunggulan Ubud dalam nuansa kesenian dan kebudayaan yang kental menjadikannya sebagai objek wisata yang layak dikunjungi. Diantaranya adalah Puri Saren Ubud, Pura Taman Saraswati Ubud, Banjar Nyuh Kuning.

Banyak kerajinan tangan yang dihadirkan di Ubud, hasil karya tangan-tangan trampil masyarakat Ubud. 

c. Memiliki banyak tempat wisata

Ubud tidak kalah dalam menghadirkan objek wisata yang mampu menarik perhatian. Walaupun tidak seramai wilayah lain, Ubut tetap menjadi incaran wisatawan bahkan investor properti.

Ada banyak tempat wisata yang perlu anda ketahui sebelum membuat rumah baru. Tempat wisatanya seperti museum, candi, pura, bukit, air terjun, pasar seni dan yang lainnya.

Membuat rumah baru dikawasan yang menjadi objek wisata biasanya membutuhkan biaya yang agak lebih mahal.

Beberapa Hal Membuat Rumah Baru di Ubud Bali

Bila mau membuat rumah baru, anda bisa mengikuti proses ritual yang biasa dilakukan masyarakat Bali dalam membuat rumah tradisional. Namun, pada intinya, mengedepankan arsitektur rumah khas Bali modern.

a. Memilih lokasi

Membuat rumah baru di Bali menuntut harus memperhatikan lokasi. Lokasi yang buruk biasanya ditandai dengan hal-hal yang menjadi kepercayaan masyarakat Bali.

Namun memilih lokasi di Ubub bisa dalam hal memilih lokasi yang benar-benar tepat dengan tujuan yang sudah anda buat. Bila rumah baru diperuntukkan untuk sewa-menyewa atau investasi, lokasi yang tepat berada lokasi wisata di Ubud.

b. Perencanaan

Perencanaan membuat rumah baru penting diperhatikan. Apalagi, mereka yang baru saja menikah. Rumah akan berurusan dengan penghuninya. Bila beberapa penghuni kehabisaan jatah kamar, tentu akan merepotkan dalam hal membangun tambahan rumah.

Beberapa hal yang bagian dari perencanaan:

  • Ukuran rumah
  • Ukuran ruang terbuka
  • Denah lokasi
  • Posisi berdiri
  • Peletakan interior rumah
  • Pasokan listrik dan air
  • Dapur
  • Kamar mandi
  • Penyimpanan
  • Meletakan furnitur dan juga aksesori


c. Memilih tim profesional

Membangun rumah membutuhkan tim untuk membuat rumah baru. Tim biasanya ada yang sebagai arsitek walaupun memang bagian dari tim bangunan. Semakin sulit sebuah desain rumah, kehadiran seorang arsitek makin dibutuhkan.

Tim profesional yang bisa menangani desain rumah baru:

-    Tim bangunan
-    Arsitek rumah
-    Desainer interior

d. Mematuhi aturan

Untuk masalah mematuhi aturan adalah masalah surat dan sertipikat yang dianjurkan harus ada. Tanah yang akan dibangun rumah harus memenuhi aturan seperti mendapatkan surat semacam IMB. Juga, bagaimana aturan setempat mengenai soal membuat rumah.

Di Bali, sebuah bangunan tidak boleh memiliki ketinggian lebih dari 15 meter. Barangkali, anda mau membuat rumah baru bertingkat sampai 5 lantai sebagai proyek propertinya. Tentu, 5 lantai bisa diliat, apakah melebihi 15 meter atau tidak. Kalau melebihi, jelas, ini menyalahi aturan.

Atau, anda mau memuat rumah baru untuk kebutuhan kos-kosan di Bali. Perlu dilhat, bagaimana aturan kos-kosan yang sesuai aturan di Bali?

Posting Komentar untuk "Beberapa Hal Membuat Rumah Baru di Ubud Bali"