Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seputar Rumah Type 36, Kelebihan dan Kekurangannya

Membahas seputar rumah type 36, kelebihan dan kekurangannya. Rumah type 36 adalah rumah yang masih tergolong rumah sederhana bahkan sangat sederhana yang memungkinkan bisa didapatkan jalur subsidi. Rumah type 36 memiliki pembagian ukuran “9 meter : 9 meter”.

Sumber:harapanrakyat.com

 
 

Bagaimana seputar rumah type 36 yang berkaitan dengan kelebihan atau manfaat, serta kekuangannya yang akan dibahas di bawah ini.

Kelebihan Rumah Type 36


Masing-masng memiliki kelebihannya tersendiri. Begitu juga dengan rumah type 36 yang memiliki kelebihan. Hal ini dianggap kelebihan karena yang menjadi konsumen adalah kalangan menengah ke bawah.

1. Berkesempatan mendapat KPR subsidi

Peraturan pemerintah melalui Kementrian PUPR tahun 2020 memberikan ketentuan tipe tipe rumah yang berhak menerima KPR subsidi yaitu tipe 21 sampai dengan type 36 dengan luas tanah 60 m2 hingga 200 m2. Lebih dari itu, tidak bisa mendapat kesempatan KPR subsidi.

2. Menghemat listrik

Semakin kecil rumah seperti rumah type 36, tentunya kebutuhan akan listrik akan makin kecil. Bisa saja rumah type 36 menggunakan listrik di bawah RIM. Golongan R1M adalah golongan mampu.

3. Rumah type 36 mudah dibersihkan

Sekalipun kurang pas disebut kelebihan, tetapi bila rumah type 36 mudah dibersihkan berarti memang menghemat banyak uang. Sehingga kelebihannya karena mudah dibersihkan bisa dianggap aset berharga.

Seperti yang sudah diketahui, rumah type mewah memiliki halaman yang luas. Tentunya, sebagai pemilik yang merasa kaya, tidak mau membereskan rumah mewahnya. Otomatis, mereka mencari asistem rumah tangga. Uang 2 juta bisa saja hilang tiap bulan hanya untuk membayar asisten.

4. Lebih nyaman dan akrab

Rumah type 36 memang rumah yang ideal, dalam arti rumah yang cocok untuk keluarga kecil. Di dalam rumah inilah, keluarga kecil membangun keakraban dengan nyaman. Karena memang luas bangunannya yang mudah dijangkau sehingga identik dengan keakraban dan kenyamanan berkeluarga.

5. Rumah type 36 bisa dibangun 2 lantai

Bisa jadi keluarga kecil tidak mau berpindah rumah dari type 36 ketika memilik beberapa anak lagi. Mereka menyiapkan tambahan kamarnya di lantai atas. Tentunya, memiliki tambahan lantai seperti halnya memilih rumah type 60.

6. Rumah type 36 mudah dijual

Karena ukurannya yang cocok untuk keluarga kecil bahkan bisa dibangun dengan 2 lantai, rumah type 36 memiliki banyak peminat.

Karena memiliki banyak peminat, pengembang lebih mudah menjual rumah walaupun sistem cicilan atau KPR subsidi.

Kalaupun dijual bekas, rumah type 36 pun masih tetap memiliki peminat yang banyak.

Kekurangan Rumah Type 36

Rumah type 36 adalah rumah yang dikhususkan untuk pasangan suami-istri yang baru memiliki 1 atau 2 anak. Intinya, rumah type 36 adalah rumah untuk keluarga kecil.

Rumah type 36 ini bisa menjadi kekurangan bila memang sudah memiliki banyak anak atau hal lainnya yang berpotensi “tidak layak huni” atau timbul “permasalahan hunian”.

1. Bisa menjadi rumah yang tidak layak huni

Semakin banyak anak, rumah type 36 menjadi rumah yang tidak layak huni. Karena masing-masing kepala diberikan ketentuan 7 m2 sampai 12 m2 sesuai aturan pemerintah.

Agar menjadi rumah yang layak huni, pihak keluarga harus menambah lantai agar menghasilkan ruangan type 36 yang baru di atas. Hal ini dilakukan kalau memang kondisi bangunanya bisa untuk menambahkan lantai. Kalau tidak bisa, rumah bisa menjadi tidak layak huni kalau memaksa dua lantai.

2. Tidak bisa menambah barang baru

Kehidupan di rumah type 36 adalah kehidupan sederhana, menyesuaikan dengan kondisi rumahnya. Namun, bisa saja kehidupan keluarga lebih banyak senang berbelanja yang sifatnya barang-barang awet perabotan, sepatu, dan yang lainnya. Tentunya, barang-barang ini perlu penempatan di ruanga khusus.

Apa jadinya bila bertahun-tahun selalu menambah barang baru? Tentunya, ruangan rumah bisa seperti atau menjadi gudang penyimpanan barang.

3. Anak tidak leluasa bermain di dalam rumah

Karena ukurannya yang sempit, hanya cukup untuk kebutuhan tempat tinggal keluarga kecil, otomatis si anak tidak bisa leluasa bermain di dalam rumah seperti berlarian, mengajak kumpul bersama teman-teman lain.

Begitulah seputar rumah type 36 yang memiliki karakter sederhana untuk keluarga kecil.

Posting Komentar untuk "Seputar Rumah Type 36, Kelebihan dan Kekurangannya"