Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Tips Bangun Rumah di Tepi Pantai Bali

Apakah anda mau bangun rumah di tepi pantai? Rumah yang ada di tepi pantai biasanya rumah yang bisa dimanfaatkan untuk villa, atau disebut rumah penginapan. Tetapi, tepi pantai yang cocok untuk dibuat rumah villa memang memiliki potensi wisata yang dikunjungi banyak wisatawan, seperti pantai Bali.

Sumber:grid.id.com

 

Tentunya, rumah villa di Bali dekat pantai masih bisa aman dari gelombang dan juga amblasnya bangunan rumah. Walaupun begitu, perlu tips khusus bagaimana membuat rumah di Bali dekat/tepi pantai.

1. Rumah Tepi Pantai Harus Menatuhi Aturan Sempadan Pantai

Aturan garis sempadan/batas pantai memang sudah diatur di dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No 51 Tahun 2016. Karena itu, membangun tepi pantau harus di luar batas yakni agak menjauh dari garis batas pantai.

Hal itu pun berlaku ketika anda mau membeli rumah, apakah rumah sesuai aturan atau tidak.

Apabila bangun rumah di dekat/tepi pantai tidak sesuai dengan peraturan, bisa mendapat sanksi hukum sebagai konsekuensinya. Yang tragis, bila rumah juga ikut dibongkar paksa.

2. Rumah di Tepi Pantai Dibuat dengan Rumah Panggung

Sebenarnya, pondasi apapun asalkan aman, bisa sebagai bagian dari rumah tepi pantai. Karena tidak mungkin, anda akan membuat rumah di pantai yang sering tergenang air akibat pasang-surut laut. Pembatas garis pantai pun jelas sebagai kawasan aman membuat rumah.

Hal yang perlu diperhatikan tentu ketinggian dari pondasinya agar ketika ada air pasang, tidak sampai masuk atau menyerap di tembok.

Namun, rumah panggung jauh lebih aman. Ketika terjadi ombak besar di kemudian hari, rumah panggung tidak mengalami perlawanan air karena memang ada jalan air di bagiah bawah rumahnya.

Keuntungan rumah panggung yaitu bisa melihat kondisi laut lebih leluasa.

3. Bangunan Utama Rumah Menghadap ke Laut

Rata-rata wisatawan di Bali lebih berminat menyewa rumah villa di tepi pantai. Mereka ingin menikmati keindahan pemandangan laut? Apalagi, rumah villa tepi pantai bisa menghadap laut arah barat atau timur, yakni bisa melihat sunset atau sunrise yang eksotis.

Karena itu, anda bisa membangun rumah tepi sungai yang bangunan utamanya menghadap ke laut seperti bagian teras, kamar tamu. Setidaknya memang ada ruangan khusus yang dispesialkan untuk bisa menikmati pemandangan laut.

4. Rumah di Tepi Pantai Lebih Cocok dengan Arsitektur Tropis

Khusus di tepi pantai Bali, rumah yang dibangun lebih cocok dengan desain arsitektur tropis yang menonjolkan sisi desain Bali-nya. Karena memang banyak bangunan tropis yang dibangun di Bali, biasanya sebagai rumah villa.

Bagaimana ciri rumah tropis dipinggir pantai yang lebih menonjolkan sisi Bali-nya seperti yang dilansir di laman Bramblefurniture?

  • Menggunakan atap limasan
  • Halaman rumah berukuran besar
  • Tembok tinggi di sekeliling rumah
  • Sistem ventilasi rumah yang ditata dengan rapih
  • Mengandung unsur batu alam
  • Pintu masuknya ukuran kecil
  • Furnituri kayu atau rotan


Namun secara umum, ciri-ciri rumah tropis sebagai berikut:

  • Banyak jendela
  • Memanfaatkan material alam seperti kayu keras (semisal kayu jati), bambu, batu.
  • Pilihan warna yang cerah
  • Keberadaan taman di dalam rumah
  • Konsep terbuka
  • Dan lainya
 

5. Konsep Terbuka dalam Membangun Rumah Tepi Pantai

Pada dasarnya, konsep terbuka memang bagian dari desain rumah tropis. Jadi bila tips bangun rumah di tepi pantai harus dengan menggunakan konsep terbuka, bisa menyesuaikan dengan kepentingan rumah tropis.

Tujuanya terbuka tentu untuk lebih memudahkan milihat pemandangan laut.

Posting Komentar untuk "5 Tips Bangun Rumah di Tepi Pantai Bali"