Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Cara Investasi Properti untuk Anak Muda

Apakah ada cara investasi properti untuk anak muda? Sekilas, pembahasan ini akan sama dengan cara investasi properti pada umumnya. Karena jenis-jenis properti sendiri variasinya tidak mengindentifikasi pada umur dalam hal investasinya. Bisa jadi, lebih kepada kemampuan finansial.

Cara Investasi Properti untuk Anak Muda
Sumber: anotherorion

 
Anak muda yang dimaksud adalah orang dewasa yang umurnya di sudah 25 tahun ke atas. Karena biasanya, di atas umur 25 di anggap sudah lulus dari pendidikan dan baru menempuh dunia karir. Nah, disini perlu cara inevstasi properti untuk anak muda.

1. Mengikuti Investasi Properti Online Crowfunding

Berinvestasi properti sekarang ini tidak lagi harus membeli properti yang harganya mahal. Cukup berinvestasi pada properti komersial secara online yang sekarang sedang trend.

Ada beberapa jenis investasi properti online yang bisa anak muda pilih sebagai cara investasi propertinya. Namun anak muda cukup memilih investasi properti online pada jenis crowfunding.

Cara investasi properti online bisa menggunakan jenis crowfunding. Crowfunding sekarang ini sudah banyak dipilih masyarakat Indonesia dan paling umum di Indonesia. Tentunya, anak muda yang masih baru mendapat pekerjaan bisa mengikuti investasi crowfunding.

Crowfunding secara definisi berarti patungan. Patungan modal untuk kebutuhan membeli properti secara bersamaan. Konon, hanya berinvestasi sebesar 1 juta, sudah bisa sebagai modal investasi properti. Bila harga properti sekitar 1 miliar, bisa mengandalkan sekitar 1000 orang.

Banyak perusahaan yang mengelola crowfunding. Karena itu, anda perlu memilih perusahaan yang mengantongi izin OJK.

2. Membangun Investasi Properti Sewa Kos-kosan

Cara investasi properti yang cocok untuk anak muda berikutnya adalah membangun properti sewa. Cukup memiliki atau membangun 1 properti, sudah bisa menghasilkan uang hasil penyewaan.

Bentuk properti sewa pun banyak, bisa villa, kos-kosan, kios, rumah dan yang lainnya. Hanya saja, investasi properti sewa yang cocok untuk investasi dan cocok anak muda tentunya lebih kepada kos-kosan.

Investasi properti kos-kosan tidak perlu tempat strategis. Cukup berada pada kawasan yang memiliki tempat kos-kosan seperti di kawasan kampus. Bahkan, penyewanya tidak memperhatikan untung-rugi karena yang dibutuhkan hanya tempat penginapan. Karena itu, investasi properti kos-kosan yang paling tepat.

Manfaat bila anak muda lebih memilih investasi properti pada kos-kosan:

  • Permodalan tidak sebesar membangun villa
  • Propertinya dibutuhkan banyak orang
  • Diterima market dengan mudah karena hanya membutuhkan kamar kos.
  • Bisa membeli rumah untuk kos-kosan dengan cara KPR

3. Membeli Unit Apartemen

Sekarang ini, konon, peminat apartemen sedang turun. Gara-gara pandemi, banyak yang enggan memilih sewa apartemen sebagai hunian yang aman. Para tamu luar negeri pun tidak lagi hadir untuk menyewa apartemen karena aturan pembatasan.

Nah, anda bisa memanfaatkan harga murah properti apartemen. Pilih properti apartemen yang sudah biasa untuk penyewaan barangkali konsumen lama masih berniat menyewa apartemen.

Manfaat membeli apartemen di era pandemi:

  • Harga jauh lebih murah daripada rumah
  • Biasanya letaknya di lokasi strategis
  • Bisa dibeli per unit apartemen
  • Dibutuhkan banyak pekerja perantauan
  • Bisa menggunakan KPR dalam pembeliannya.


Ketika kondisinya pulih dari pandemi, anda bisa membuka penyewaan apartemen. Hal ini untuk investasi yang menghasilkan pasif income. Tujuannya agar tidak terkena kerugian akibat pasar properti apartemen merosot.

4. Membeli Rumah untuk Investasi Masa Depan

Sebagian anak muda ada yang mendapat keberuntungan soal penghasilannya. Satu bulan bisa mendapatkan lebih dari 50 juta per bulan. Ini artinya anak muda kelas kaya.

Kalau sudah menjad anak muda kaya kondisi, tentunya bisa berinvestasi di dalam rumah tanpa perlu KPR dalam jangka waktu lama. Bahkan, pembeliannya bisa kontan.

Membeli rumah juga termasuk sebagai investasi properti. pasif income-nya memang tidak ada. Tetapi, status penghuni properti sendiri berarti sudah masuk pasif income bila dihitung dengan keuntungan penyewaan.

Anak muda setiap hari memanfaatkan propertinya seperti halnya orang lain memanfaatkan properti anda dengan sistem sewa. Artinya, anda membayar sewa untuk rumah anda sendiri. Tentu tidak salah memiliki konsep pasif income seperti ini.

Berapkah perkiraan balik modalnya bila harga properti dibeli seharga 1 miliar? Misal harga sewa kitar 100 juta per tahun. Berarti pemilik properti akan mendapatkan modal kembali minimal selama 10 tahun.

Dalam waktu 10 tahun, otomatis harga jual properti rumah sudah naik tinggi. Ketika berniat menjual properti, bisa dihargai lebih dari 2 miliar.

Posting Komentar untuk "4 Cara Investasi Properti untuk Anak Muda"