Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seputar Broker Properti dan Perbedaan Agen dan Sales

Membahas seputar broker properti dan perbedaan dengan agen dan sales akan melengkapi pembahasan seputar properti secara umum. Karena setiap kali anda membeli atau menjual properti, bisa dikatakan akan bersinggungan dengan broker, agen dan juga sales. 

Sumber:Kompas.com


Lalu disini mengulas persoalan broker yang memiliki perbedaan dengan agen dan juga sales. Bisa jadi, perbedaannya tidak nampak, hanya sekedar tingkat kualitas semata.

Apa Itu Broker Properti?

Broker properti menurut KBBI adalah orang yang punya kepentingan dalam perantara penjualan dan pembelian properti. Istilah broker properti bisa juga disebut makelar, calo dan biong. Karena dulu cara kerja broker memang seperti halnya calo, makelar. Artinya, seperti pekerja serabutan tanpa pengetahuan profesional.

Namun sekarang, seiring perkembangan properti, broker properti sudah berbentuk lembaga atau bahkan perusahaan dalam payung hukum. Hal ini menuntut pengetahuan dan penanganan secara profesional untuk penjualan dan pembelian properti. Nampak, inilah yang membuat perbedaan dengan agen makin menipis.

Tugas Broker Properti

Tugas broker properti tidak jauh dari penjualan dan pembelian, penanganan properti yang sifatnya membantu para klien. Tentunya, tugasnya tidak berhenti sampai di sini. Seorang broker properti harus mampu menjual properti dalam waktu cepat. Karena skill ini yang paling diminati klien.

Untuk apa bayar seorang broker properti namun pekerjaannya lambat? Kalau broker properti bekerja dengan lambat, itu sama saja tidak perlu menggunakan jasa broker properti.

Bukan hanya mampu menjual dengan cepat, broker properti juga  harus cepat membaca kualitas properti, termasuk yang berurusan dengan legalitas dan informasi terkini properti. Tujuannya agar proses percepatan penjualan bahkan pembelian masih tetap dalam ketelitian membaca kualitas properti.

Jenis-Jenis Broker

Bisa saja broker properti hanya satu jenis saja secara garis besar tugas. Namun masing-masing broker properti memiliki spesifikasi tugas atau pelayanan sendiri yang bisa jadi memunculkan jenis-jenis broker properti.

Berikut beberapa jenis broker yang semula broker dunia saham, yang bisa juga dimasukkan ke dalam jenis-jenis broker properti:

1. Retail broker

Retail broker adalah broker properti yang bertugas dalam pelayanan individu kliennya. Bisa dikatakan, broker properti ini menangani penjualan atau pembelian sesuai keinginan individu klien yang nantinya mendapatkan komisi dari klien sesudah berhasil.

Broker properti seperti ini bisa sekedar broker sekelas makelar, perantara penjual, atau memang mampu memberikan informasi mendalam agar menghasilkan penjualan yang menguntungkan atau pembelian yang terjangkau.

2. Full Service Broker

Broker properti yang satu ini memang memberikan banyak pelayanan, bisa dikatakan semua pelayanan diberikan untuk klien. Banyak hal yang diberikan seperti analisis, informasi, transaksi dan juga memberi pilihan terbaik dari produk-produk properti yang sudah dipilih klien.

Broker properti seperti ini yang menghilangkan kesan calo, makelar yang tidak memiliki kemampuan profesional dalam bidang properti.

Cara Menjadi Broker Properti

Cara menjadi broker bisa mengawali dengan menjualkan dan membelikan properti. Dari sini bisa mengembangkan pengetahuan propetinya agar lebih bisa dipercaya sebagai broker properti handal. Banyak skill yang perlu dikuasai seorang broker. Namun intinya, adakah praktik penjualan rumahnya?

Cara menjadi broker memang terkendala dengan praktek propertinya. Siapa yang mau mempercayakan urusan properti pada anda?

Cara terbaik mengenalkan diri kemampuan anda agar mereka mempercayakan pada anda, tentunya dengan membuka pelayanan penjualan, pembelian dan konsultasi properti. Cara memperkenalkan diri pada media online jauh lebih praktis sekaligus bisa membangun aset digital lainnya.

Perbedaan Broker, Agen dan Sales

Pembahasan terlebih dahulu mengenai perbedaan broker properti dan agen properti. Keduanya bisa tidak ada perbedaan sama sekali. Dalam segi komisi saja, keduanya dilindungi undang-undang yakni Permendag RI Nomor 51 Tahun 2017 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Namun, broker properti ada yang profesional atau tradisional. Sedangkan agen properti, sudah otomatis profesional. Perbedaan ini hanya pada tingkatan kualitas saja. Lambat laun broker properti tradisional pun akan memiliki kualitas yang sama dengan broker profesional.

Ada perbedaan mencolok broker properti dengan marketing properti atau biasa disebut sales properti. Untuk lebih tahu perbedaannya, perlu pembahasan marketing properti.

Jadi, sales atau marketing properti adalah bagian dari intern perusahaan properti. mereka akan bertugas sesuai aturan perusahaan. Kemampuan yang dimiliki sesuai yang perusahaan butuhkan. Pekerjaannya tentu mencari target konsumen dengan target-target penjualan tertentu.

Dari sini, broker dan agen sama-sama memiliki perbedaan yang mencolok dengan marketing properti.

Posting Komentar untuk "Seputar Broker Properti dan Perbedaan Agen dan Sales"