Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Tips Memilih Tempat Tinggal yang Nyaman

Tips memilih tempat tinggal yang nyaman tentu memilih beberapa tempat yang bisa ditinggali, baik rumah tapak, rumah susun, apartemen, hotel, dan juga kos-kosan. Terpenting pemilihannya mendapatkan hal yang nyaman.

memilih tempat tinggal yang nyaman
Sumber:kandeb.com

 
Tempa tinggal yang nyaman berarti memaksimalkan jauh dari hal yang tidak enak atau yang tidak bisa diterima. Karena nyaman sendiri artinya, segar, sehat, sedap, sejuk dan enak.

1. Menyiapkan Kondisi Penghuni

Mendapatkan rumah baru berarti anda harus beradaptasi. Biasanya, awal mula beradaptasi ada perasaan tidak nyaman menempati namun tidak bisa dijelaskan bagaimana penyebab rasa tidak nyaman yang ada di tempat tinggal. Bisa jadi karena memang belum beradaptasi. Masih terbayang kenyamanan pada tempat tinggal yang lama.

Memilih tempat tinggal baru tentunya harus menyiapkan kondisi penghuni untuk beradaptasi yang nantinya menghasilkan kenyamanan.

2. Memilih Jenis Rumah yang Nyaman Namun Kondisional

Ada beberapa jenis jenis tempat tingggal,namun secara garis besar ada dua: rumah tapak dan rumah susun. Anda bisa memilih tempat tinggal yang nyaman. Bisa jadi anda lebih memilih jenis rumah tapak karena kebanyakan orang lebih nyaman tinggal di rumah tapak.

Namun, apakah karena lebih memilih kenyamanan rumah tapak di saat bisa menghasilkan kerepotan setiap hari di sisi lain? Semisal, rumah tapak jauh dari tempat pekerjaan. Bila menghasilkan kerepotan, bisa berpotensi tidak nyaman.

Namun bila ada apartemen yang bisa diurus kenyamanannya, apalagi berdekatan dengan tempat pekerjaan, tentunya pemilihan tempat tinggal yang paling nyaman adalah apartemen.

3. Memilih Tipe Tempat Tinggal yang Tepat

Baik tipe rumah tapak, tipe rumah susun, anda harus memilih tempat tinggalnya yang memang dibutuhkan. Kondisi nyaman biasanya seimbang.

Bila berencana mengetatkan KB, Keluarga Berencana, memilih rumah tipe luas sepertinya kurang nyaman. Pastinya, kondisinya seperti hampa.

Berbeda bila berencana memiliki lebih dari dari 3 anak, anda bisa memilih tempat tinggal tipe luas. Tipe luas biasanya tempat tinggal berukuran lebih dari 60 m2. Artinya, memilih tipe tempat tinggal yang bisa untuk dibangun lebih dari 3 kamar.

Bila suatu saat tidak sesuai rencana, bisa menentukan pilihan lagi soal tempat tinggal yang nyamannya.

4. Memilih Tempat Tinggal yang Tidak Menghasilkan Hawa Panas

Gerah atau kondisi terasa panas biasanya tidak nyaman. Apa jadinya bila tempat tinggal anda seperti ini?

Bahan dasar pembuat rumah biasanya mempengaruhi kondisi di dalam rumah. Batu bata merah jauh lebih bagus dalam meredam panas daripada batako.

Memilih tempat tinggal yang nyaman dari gerah atau terasa panas, bisa juga dengan memilih rumah yang tidak berada di ruangan lapang tanpa pepohonan. Hal ini bisa membuat ruangan rumah terasa panas, mudah gerah.

Sirkulasi udara jelas ikut berperan membuat suasana rumah mudah gerah, pengap. Bila sedikit sekali ventilai udara. Hal ini bisa membuat tempat tinggal tidak nyaman.

Kebalikan dari itu adalah menghasilkan hawa dingin. Tentunya, tempat tinggal di area peggununan tidak cocok dengan masalah di atas.

5. Memilih Tempat Tinggal di Lingkungan yang Aman

Lingkungan yang tidak aman akan menghasilkan perasaan tidak enak, takut, dan perasaan negatif lainnya.  Intinya perasannya tidak nyaman. Karena itu, anda harus memilih lingkungan yang dirasanya sesuai dengan perasaan anda.

Bila memang anda dan keluarga sudah siap dengan ketidakamanan, karena mungkin anda orang yang dilindungi hukum, memilih lingkungan yang tidak aman sepertinya memang tepat. Bisa jadi itu yang dicari sembari memantau perkembangan.

Lingkungan yang aman berikutnya datang dari kondisi alamnya. Bisa jadi bila memilih tempat tinggal dipinggir sungai tentunya bisa berpotensi longsor, terkena banjir. Karena itu, perlu memperhatikan dengan detail, dengan beberapa situasi gangguan alam.

Aman dan nyaman itu sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Aman bisa menghasilkan kenyamanan. Memiliki rasa nyaman karena memang ada keamanan.

6. Memilh Bangunan Tempat Tinggal yang Kokoh

Ada satu kasus, rumah seharga 3 miliar ambruk di Jalan Rama Gatot Subroto Banjarmasin. Tentunya, ini sangat ironi. Padahal, rumah yang berpotensi ambruk adalah rumah yang tergolong sederhana. Namun fakta berkata demikian. Justru yang ambruk adalah rumah yang bisa dihargai 3 miliar.

Itu artinya, memilih tempat tinggal yang nyaman jangan hanya melihat dari desain arsitektur semata dan interior yang nyaman. Bila memang anda sudah tahu bahwa bangunanya tidak kuat, seharusnya jangan menjadi tempat tinggal pilihan. Karena sudah pasti, anda selalu memikirkan masa depan rumahnya.

Begitulah bagaimana anda memilih tempat tinggal yang nyaman, baik rumah tapak atau rumah susun.

Posting Komentar untuk "6 Tips Memilih Tempat Tinggal yang Nyaman"