Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Tips Jitu Membeli Rumah dengan Gaji UMR!


Gaji UMR apa bisa beli rumah? Pertanyaan tersebut sering kali menghantui para karyawan yang masih memiliki gaji UMR, namun ingin memiliki rumah pribadi. Hal ini karena tiap tahunnya, harga rumah cenderung mengalami kenaikan, sementara gaji masih cenderung pas-pasan. 

Jika sedang mengalami kondisi demikian, Anda tidak sendirian. Dengan Gaji UMR yang terbilang pas-pasan, Anda tentunya dapat tetap memiliki rumah pribadi asalkan pengelolaan keuangan dilakukan dengan benar. Berikut akan dibahas tentang cara punya rumah dengan gaji UMR. 

Tips Membeli Rumah dengan Gaji UMR 


Bagi mereka yang memiliki gaji UMR, tidak perlu khawatir. Dengan perencanaan dan pengelolaan finansial yang tepat, Anda dapat memiliki rumah idaman. Berikut solusinya dan beberapa tips membeli rumah dengan Gaji UMR: 

1. Lakukan Investasi Sejak Dini 

Investasi sejatinya tidak harus selalu dengan membayangkan investasi yang besar dan berisiko. Saat ini telah banyak program investasi ringan yang dapat dipilih. Bahkan, dengan modal bulanan Rp100.000 yang disisihkan dari gaji UMR, Anda dapat berinvestasi dalam kepercayaan dengan risiko minimal. 

Selain itu, Anda dapat berinvestasi dalam  bentuk emas atau logam mulia. Investasi tentunya bermanfaat untuk meningkatkan penghasilan Anda. Dengan meningkatnya sumber penghasilan, Anda dapat menyisihkan profitnya untuk membeli rumah. 

2. Terapkan Pola Anggaran 70-30

Harga rumah saat ini memang mengalami kenaikan tiap tahunnya. Tercatat bahwa harga rumah selalu naik hingga 20% tiap tahunnya. Untuk itu, pola pengaturan anggaran sangat diperlukan untuk dapat membeli rumah dengan gaji UMR. Pola 70-30 artinya 70% kebutuhan, 30% tabungan. 

Salah satu caranya adalah dengan menabung 30% dari penghasilan Anda mulai sekarang.  Anda dapat menyimpannya di awal bulan untuk konsistensi yang lebih baik. Menabung di akhir bulan tidak dianjurkan karena membuat nilai tabungan menjadi tidak menentu, kadang besar dan sering kecil.

3. Persiapkan Tabungan Khusus 

Jika Anda masih kesulitan  menabung di awal bulan, cobalah  sistem tabungan khusus. Dengan cara ini, Anda tidak perlu khawatir untuk menggunakan uang supaya tidak tercampur mana untuk kebutuhan mana untuk tabungan. Uang Anda akan tersimpan dengan aman jika menggunakan tabungan khusus. 

Tabungan khusus adalah  cara yang sangat efektif untuk membeli rumah dengan gaji kecil. Ingatlah bahwa Anda tidak boleh keberatan dengan tabungan ini sehingga dapat dengan cepat mengumpulkan setoran untuk rumah. Prinsipnya adalah tidak mengesampingkan uang, tetapi menyisihkan nya.

4. Pertimbangkan untuk Membeli Rumah Bersubsidi

Jika Anda ingin mengakhiri hipotek dengan cepat, Anda harus memilih rumah dengan harga terjangkau. Tapi jangan  memilih rumah yang terlalu murah dengan mengorbankan kualitas dan lokasi. Temukan titik tengah antara harga dan kualitas.  Anda juga dapat membeli apartemen atau perumahan umum. 

Perumahan sosial adalah proyek yang dibuat oleh pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Rata-rata, rumah subsidi dijual dengan harga yang sangat terjangkau, mulai Rp 120 juta di Bekasi dan Rp 140 juta di Jakarta dengan rata-rata tipe 25, 29-36 m2. Rumah ini layak huni dan dapat Anda pilih.  

5. Pastikan Anda Terbebas dari Hutang 

Uang muka dan sewa bisa menjadi komitmen yang paling sulit bagi orang-orang dengan ekonomi pas-pasan. Oleh karena itu, jangan menambahkan biaya lain seperti mobil maupun barang mewah yang nilainya cenderung depresiasi. Hal ini berbahaya karena dapat memicu hutang.

Keadaan ekonomi Anda mungkin terpukul. Lagi pula, memiliki hutang yang jatuh temponya sebentar lagi akan membuat kepala pusing. Belum lagi jika ditambah dengan cicilan rumah dan kendaraan yang mungkin Anda miliki.

6. Selalu Konsisten dan Disiplin dalam Keuangan 

Jika Anda menyerah di tengah jalan, rumah DP tidak akan dapat dibeli. Jangan memperhatikan angka. Meski kecil, yang penting Anda menabung 30 persen dari penghasilan secara rutin. Jumlah yang mungkin tidak disadari tetapi berdampak signifikan pada pembelian rumah Anda.  

Konsistensi juga diperlukan saat berinvestasi di berbagai instrumen. Pemula bisa cemas melihat nilai portofolio investasi mereka menurun. Namun, ini normal. Tidak perlu khawatir dan tertekan dengan grafik tersebut, investasi ini penting untuk dilakukan secara konsisten dan disiplin tiap waktu. 

7. Ubah Kebiasaan Gaya Hidup Boros 

70% pendapatan dari gaji UMR dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari belanja kebutuhan sehari-hari, pakaian, transportasi hingga hiburan. Manfaatkan anggaran ini sebaik-baiknya dan jangan repotkan tabungan Anda untuk uang muka dan cicilan. 

Terapkan  gaya hidup sederhana jika Anda berkomitmen untuk membeli rumah. Catat semua biaya yang dikeluarkan selama sebulan. Jika  sisa  70%, simpan ke DP post dan home rate. Namun, jika Anda tidak memiliki sisa makanan dan bahkan tidak menghabiskan terlalu banyak, evaluasi apa yang salah. 

8. Cari Sumber Penghasilan Tambahan 

Pendapatan yang pas-pasan artinya Anda harus segera memutar otak untuk mencari penghasilan tambahan. Penghasilan tambahan ini dapat dilakukan dengan bekerja freelance, part time, ataupun jenis pekerjaan lainnya. Tentunya penambahan sumber dana akan meningkatkan pundi-pundi tabungan. 

Selalu komitmen dari hasil penghasilan tambahan harus masuk ke tabungan untuk membeli rumah. Jika menerapkan pola ini, tentunya penghasilanmu akan bertambah dan tidak hanya mengandalkan satu keran sumber dana dari gaji UMR saja. 

9. Hindari Mengontrak Rumah 

Menyewa atau mengontak rumah sebenarnya adalah pilihan mubazir, jadi sebaiknya dihindari. Misalnya, untuk  kontrak rumah Rp 1 juta per bulan, berarti Anda harus merogoh kocek Rp 12 juta dalam satu tahun. Padahal, uang itu bisa digunakan sebagai uang muka untuk membeli rumah. 

Namun, jika terpaksa menandatangani kontrak, Anda perlu mencari pasangan yang dapat mengundang Anda untuk membayar sewa bersama. Tentunya berbagi dana akan lebih meringankan tanggungan yang harus diselesaikan dalam pembelian rumah. 

10. Berpartisipasi dalam Lelang Rumah

Selain memilih rumah bersubsidi, ada cara lain untuk mendapatkan rumah untuk Anda dengan harga yang lebih murah. Salah satu cara yang saat ini marak adalah berpartisipasi dalam lelang rumah. Dengan mengikuti metode pembelian rumah lelang, Anda bisa membeli rumah dengan harga murah. 

Hal ini karena rumah yang dilelang adalah rumah hasil reklamasi yang belum dilunasi oleh kreditur. Sebelum Anda berpartisipasi dalam lelang  rumah, Anda harus terlebih dahulu memeriksa kondisi rumah dan akses  ke sana. Pastikan juga  rumah dalam kondisi baik dan tidak ada banjir untuk kenyamanan. 

Penutup

Gaji UMR apa bisa beli rumah? Jawabannya bisa! Anda harus menerapkan penjelasan-penjelasan tersebut dengan komitmen dan disiplin yang tinggi. Dengan demikian, kemungkinan Anda dapat membeli rumah dengan gaji UMR akan dapat terealisasi. 

Jangan tergesa-gesa ketika melakukan pembelian rumah. Selalu survey segala aspek dan faktor yang dapat mempengaruhi keamanan dan kenyamanan rumah tinggal. Setelah menemukan rumah yang tepat dari segala aspek, silakan melakukan pembelian rumah. Selamat mencoba! 

Posting Komentar untuk "10 Tips Jitu Membeli Rumah dengan Gaji UMR! "