Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mana yang Lebih Baik, Rumah Sendiri atau Ngontrak?


Salah satu pertanyaan yang banyak orang pikirkan berkaitan dengan properti adalah mana yang lebih baik antara rumah sendiri atau ngontrak. Pertanyaan ini biasanya akan muncul bagi keluarga muda atau mereka yang baru menikah.

Pertanyaan ini sendiri cukup wajar, mengingat keduanya akan langsung berkaitan dengan biaya bulanan yang nantinya akan dikeluarkan. Baik memiliki rumah sendiri atau ngontrak memang memiliki untung dan rugi tersendiri.

Untung Rugi Rumah Sendiri atau Ngontrak


Ada banyak faktor yang akan menentukan mana yang lebih baik antara memiliki rumah sendiri atau memutuskan untuk menyewa rumah. Dari mulai biaya bulanan, uang perawatan, dan lainnya. Lebih dari itu, masalah keduanya juga akan berkaitan dengan status kepemilikan dan aset nantinya.

Untuk hal itu, maka keputusan untuk memilih mana yang terbaik tidak bisa asal Anda pilih. Perlu perhitungan yang matang dan benar-benar teliti. Terutama bagi pasangan muda dengan kondisi keuangan belum begitu stabil.

Untung Rugi Ngontrak Rumah

Di beberapa kota besar, terutama dengan mobilitas yang cukup tinggi, memilih untuk mengontrak rumah merupakan salah satu pilihan yang banyak dilakukan. Seperti contohnya di daerah Bali, hal ini juga yang membuat banyak rumah dikontrakkan daerah Bali.

Bagi kebanyakan orang, mengontrak rumah dianggap memiliki banyak keuntungan. Hal ini juga berkaitan dengan harga properti di Bali yang semakin mahal tiap tahunnya. Sebagian orang merasa mereka tidak sanggup jika harus memiliki rumah sendiri.

Namun sebenarnya mengontrak rumah juga memiliki beberapa untung rugi. Berikut adalah penjelasannya:

1. Pengeluaran Jauh Lebih Murah

Salah satu hal yang menjadi pertimbangan banyak orang ketika memilih rumah sendiri atau ngontrak adalah biaya bulanan. Dengan mengontrak rumah, maka pengeluaran akan jauh lebih murah. Hal ini merupakan pilihan yang sangat tepat terutama untuk keluarga muda.

Bahkan, di beberapa kota besar masih ada rumah kontrakan dengan sewa antara 1-2 juta per bulan dengan rumah yang cukup luas. Hal ini tentu tidak bisa didapatkan jika membeli rumah. Setidaknya, untuk ukuran standar saja diperlukan biaya lebih dari 2 juta per bulan jika membeli rumah.

2. Banyak Pilihan yang Bisa Disesuaikan

Pertimbangan lainnya ketika mengontrak rumah adalah lokasi yang bisa disesuaikan, bisa lebih dekat dengan kantor atau tempat beraktivitas. Sebenarnya, hal ini juga berkaitan dengan biaya sewa bulanan. Sewa rumah dekat kantor akan jauh lebih murah daripada membeli rumah di sekitar kantor.

Hal itu karena harga rumah di daerah yang sudah ramai pasti akan semakin mahal. Sementara, rumah yang sesuai dengan budget biasanya letaknya jauh dari kantor. Masalah jarak ini biasanya menimbulkan persoalan lain yaitu akses dan biaya transportasi.

3. Tidak Perlu Biaya Perawatan

Ini yang banyak menjadi pertimbangan orang ketika memutuskan mana yang lebih baik ngontrak atau rumah sendiri. Dengan mengontrak rumah, maka setidaknya Anda tidak perlu memikirkan biaya perawatan rumah itu sendiri.

Hal ini berbeda jika Anda memutuskan untuk membeli rumah sendiri. Anda pastinya harus merawat rumah tersebut agar tetap nyaman. Hal yang perlu Anda ketahui adalah biaya perawatan untuk sebuah rumah tidak kalah mahalnya saat ini.

4. Repot Ketika Pindahan

Hal yang cukup merepotkan ketika mengontrak rumah adalah ketika pindahan. Meski tidak berlangsung tiap bulan, namun tentunya proses pindahan ini akan merepotkan. Apalagi jika Anda hanya mengontrak dalam jangka waktu yang singkat, maka kemungkinan berpindah juga akan semakin sering.

Selain itu, proses pindahan juga akan memakan biaya yang lumayan besar dan juga tenaga yang lumayan terkuras. Ini juga menjadi hal yang perlu dipikirkan ketika akan mengontrak rumah. Setidaknya, mungkin Anda bisa menyewa dalam jangka waktu yang panjang.

Untung Rugi Rumah Sendiri

Sementara itu, memiliki rumah sendiri mungkin menjadi impian banyak orang. Meskipun harganya makin mahal, namun kebutuhan akan rumah tetap tinggi. Buktinya adalah hampir setiap tahun selalu ada komplek perumahan di Bali yang baru.

Hal tersebut menunjukan jika masih banyak orang yang memutuskan untuk membeli rumah. Salah satu pertimbangan orang beli rumah adalah kepemilikan. Meskipun lebih mahal, namun pada akhirnya rumah tersebut akan menjadi milik Anda.

Berikut adalah untung rugi dari membeli rumah sendiri yang perlu Anda perhatikan:

1. Rumah adalah Aset

Jika Anda perhatikan, harga jual rumah di Bali semakin tinggi tiap tahunnya. Hal ini berlaku baik untuk rumah baru maupun rumah bekas. Di sisi lain, hal itu menunjukan jika rumah bisa menjadi aset investasi yang menguntungkan.

Rumah memang bisa menjadi aset investasi yang menguntungkan. Di kemudian hari, Anda bisa merasakan bagaimana pertumbuhan nilai dari rumah tersebut. Hal ini bisa sangat bermanfaat untuk Anda di masa depan.

2. Rumah Menjadi Hak Milik

Pertimbangan lain antara rumah sendiri atau ngontrak adalah masalah kepemilikan. Meskipun cenderung mahal, namun akhirnya jika Anda membeli rumah sendiri, rumah tersebut akan menjadi hak milik. Dengan hak milik, tentunya Anda bisa bebas melakukan apapun terhadap rumah tersebut.

Anda bisa mendesain ulang rumah tersebut, melakukan berbagai renovasi, dan lainnya. Hal ini tentunya merupakan keuntungan jika dibandingkan dengan mengontrak rumah. Ketika mengontrak, tentunya Anda tidak bebas untuk mengatur rumah tersebut.

3. Lebih Nyaman

Hal lain yang juga menjadi alasan untuk memilih antara rumah sendiri atau ngontrak adalah masalah kenyamanan. Dalam hal ini, rumah sendiri tentu akan lebih nyaman. Selain bisa mendesain dengan sesuka hati, rumah sendiri juga memungkinkan Anda untuk bebas melakukan renovasi.

Selain itu, dengan memiliki rumah sendiri juga Anda tidak perlu khawatir untuk pindah secara mendadak. Jika mengontrak rumah, maka ada kemungkinan harus pindah secara mendadak ketika pemilik akan menggunakan rumah tersebut.

4. Pengeluaran Lebih Banyak

Hal yang akan menjadi pertimbangan ketika membeli rumah sendiri adalah masalah pengeluaran. Setidaknya, Anda harus memiliki modal uang muka dan juga biaya administrasi. Selain itu, Anda juga perlu membayar uang cicilan tiap bulan.

Pengeluaran tersebut belum termasuk uang yang harus Anda keluarkan untuk biaya perawatan. Meskipun mungkin tidak setiap bulan, namun biaya ini tentunya lumayan besar dan perlu Anda pikirkan juga untuk pengeluarannya.

Mana yang Terbaik Antara Rumah Sendiri atau Ngontrak?

Dari penjelasan di atas terlihat jika baik memiliki rumah sendiri maupun ngontrak akan memiliki nilai untung dan ruginya masing-masing. Hal terpenting ketika akan memutuskan hal ini adalah masalah pembiayaan yang perlu disanggupi.

Selain itu, masalah akses dan jarak ke tempat kerja juga mungkin perlu Anda perhatikan. Namun, jika jarak bukanlah masalah maka Anda sudah bisa mencari rumah sendiri. Mungkin Anda juga sudah terpikir untuk berinvestasi di properti guna memiliki jaminan financial di masa depan.

Dalam hal lain, keputusan untuk membeli rumah sendiri atau ngontrak juga akan dipengaruhi oleh skala prioritas. Anda harus melihat seperti apa tujuan Anda dan seberapa besar kemampuan finansial. 

Posting Komentar untuk "Mana yang Lebih Baik, Rumah Sendiri atau Ngontrak?"